MATATELINGA,Asahan : Warga masyarakat jalan Pramuka gang Setia Kelurahan Tebing Kisaran Kecamatan Kisaran Barat Asahan geruduk kantor FKUB, Sat.Pol Pamong Praja dan kantor Pemerintah Kabupaten Asahan Selasa (26/08/2025) terkait dengan tuntutan warga masyarakat untuk kembali memfungsikan akses jalan umum gang Setia yang telah dicaplok oleh pengusaha Yayasan Pendidikan Sekolah Meitreyawira dan Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Sat.Pol Pamong Praja Asahan juga telah menyurati dan meminta pihak Yayasan tersebut untuk melakukan pembongkaran secara mandiri, namun tidak diindahkan.
Menurut keterangan Alex Margolang yang didampingi tim kuasa hukum mengatakan sungguh sangat ironis Pemerintah Kabupaten Asahan dari mulai bupati, wakil bupati Asahan serta Sekdakab dan para asisten maupun OPD terkait tidak satupun yang menerima kedatangan para demonstran ini, bupati dan wakil bupati pergi ke Jawa dan Sulawesi , Sekda dan para Asisten entah kemana sangat ironis aparat pemerintahan ini, dan terkesan pejabat pemerintah ini enggan temui warganya terkait persoalan tersebut, dan kami tengarai para pejabat ini telah "Kong Kalikong" dengan pihak Yayasan dimaksud, sehingga sudah satu bulan surat pembongkaran dikirimkan namun hingga saat ini tidak ada kenyataannya, atau mungkin pihak pengusaha yayasan tersebut sudah memberikan upeti sehingga tuntutan rakyat ini diabaikan, ujarnya.
Lebih lanjut Alex Margolang yang juga mengatakan kami warga masyarakat saat ini menjadi marah dan melakukan aksi dan janganlah aksi ini berkepanjangan dan ini akan menjadi preseden buruk bagi Pemerintah, terlebih ada kesan pihak Yayasan tersebut sudah dicekoki oleh pengusaha yayasan itu sehingga aparat pemerintah diam .
Sementara Kabif Trantib Sat.Pol Pamong Praja Juanda yang mewakili Kasat Pol Pamong Praja saat temui massa pengunjuk rasa mengatakan kami sudah memberikan surat peringatan untuk yang ketiga kalinya kepada pengelola Yayasan tersebut, dan sampai saat ini kami juga belum dapat melakukan pembongkaran tembok pagar yang menutup akses gang Setia tersebut , dikarenakan terkendala oleh kelengkapan administrasi pemerintah.
Sementara Kadis PU PR Jaka Ginting yang datang setelah kurang lebih tiga jam ditunggu massa pendemo akhirnya datang menemui warga pendemo dan mengatakan untuk pembongkaran terhadap tembok pagar yang menutup akses gang Setia tersebut pasti akan kami lakukan dan paling lambat pembongkaran tersebut akan dilakukan pada hari Selasa 02 September 2025 ini bila tidak ada halangan, dan kami juga sudah jenuh dengan persoalan ini, kita tunggu saja diawal bulan September 2025 ini pagar tembok tersebut kami bongkar, tukasnya meninggalkan pendemo.
Baca Juga: Perkuat Kerja Sama Media, JMSI akan Tandatangani MoU dengan Asosiasi Wartawan Tiongkok