MATATELINGA,Medan : Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan bersama Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Sumatera Utara mengungkap fakta di balik viralnya video seorang pemuda yang diduga mengalami penyiksaan oleh oknum polisi saat unjuk rasa di Kota Medan, Rabu (26/8/2025).
LBH Medan menyatakan akan melaporkan dugaan kekerasan tersebut ke Propam Polda Sumut. Korban diketahui berinisial DS, seorang mahasiswa semester akhir di Politeknik Negeri Medan (Polmed).
Direktur LBH Medan, Irvan Saputra, menjelaskan bahwa pada saat kejadian, DS sedang bertemu dengan empat temannya untuk membahas tugas akhir. Lokasi pertemuan itu berdekatan dengan area unjuk rasa.
Baca Juga: Bentrok Pemuda Belawan, Petugas Turut Diserang "Kami memang melintas di jalan yang ditutup karena unjuk rasa. Saat itu kami hanya melihat dari kejauhan," ujar Irvan dalam konferensi pers di Kantor LBH Medan, Sabtu (30/8/2025).
Namun situasi unjuk rasa yang semula damai berubah menjadi ricuh. Polisi menembakkan gas air mata ke berbagai arah, membuat massa berhamburan ke berbagai penjuru, termasuk ke arah tempat DS berada. Dalam kondisi itu, DS tiba-tiba ditangkap oleh aparat.