MATATELINGA, Medan : Seluruh kepala daerah diminta berkoordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk mengendalikan situasi di daerah masing-masing. Hal ini perlu dilakukan dalam merespons situasi terkini mengenai unjuk rasa yang terjadi hampir di seluruh daerah di Indonesia.
Hal tersebut terungkap dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Situasi Terkini dan Pengendalian Inflasi tahun 2025, yang diikuti secara virtual oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) Togap Simangunsong, di Ruang Command Center, Lantai 6 Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Selasa (2/9/2025).
Rakor tersebut dipimpin langsung Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia (Mendagri) Tito Karnavian. Dalam arahanya, Tito Karnavian menyampaikan, pemerintah mencatat aksi unjuk rasa yang berlangsung sejak 25 Agustus 2025 terdapat 107 titik aksi yang tersebar di 32 provinsi.
Baca Juga: Rico Waas Lakukan Pertemuan dengan Forkopimda dan Tokoh Publik, Jaga Kondusivitas Kota Medan Pasca Demo Anarkis "Kosentarasi massa terpusat di lokasi strategis seperti Mabes Polri, Mako Brimob, Polda, DPR RI dan DPRD Provinsi maupun Kabupaten/Kota," kata Tito Karnavian.
Menurutnya, terdapat sembilan titik lokasi unjuk rasa yang terjadi kerusuhan, antara lain, DKI Jakarta, Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Sumut dan NTB.
Mengenai situasi Kamtibmas saat ini, Tito Karnavian meminta Forkopimda untuk terus melakukan koordinasi, serta duduk bersama dengan tokoh masyarakat. Serta meminta kepala daerah untuk berada di daerah masing-masing, guna mengendalikan situasi bersama Forkopimda.