MATATELINGA, Asahan:Kembali pekerja tambang galian "C" yang dikabari tidak memiliki perizinan sebagai mana mestinya dan diusahai oleh Safi'i Manurung (50) warga dusun V desa Aek Songsongan kecamatan Aek Songsongan Asahan dan koordinator lapangan tambang galian "C" M.Sahrul Marpaung (45) warga dusun I desa Aek Songsongan kecamatan Aek Songsongan Asahan ,kembali memakan korban jiwa sebanyak tiga orang dinyatankan tewas seketika setelah dindiing tanah dan bebatuan runtuh, Jum'at (05/09/2025) sekira pukul 11.15 wib.
Keterangan Salman Sitorus (51) warga desa Marjanji Aceh kecamatan Aek Songsongan mengatakan kejadian yang mengakibatkan tewasnya tiga orang pekerja tambang galian di desa Marjanji Aceh Aek Songsongan ini merupakan yang kedua kalinya , sebelumnya juga pada hari Jum'at 29 September 2023 yang lalu juga terjadi kasus seperti ini dan kejadian tersebut merenggut jiwa dua orang pekerja tambang galian "C" tersebut, ujarnya.
Baca Juga: Kapolres Asahan Sampaikan MBG Dibagikan Telah Melalui Pengecekan Lebih lanjut Salman Sitorus mengatakan sepertinya untuk hari Jum'at tidak lagi ada pekerja ditambang itu, dan Allah SWT telah memberikan peringatan kejadian pertama terjadi pada 29 September 2023 dengan menelan korban juta sebanyak dua orang dan kejadian kedua juga pada hari Jum'at 05 September 2025 tepat dua tahun lalu kejadian ini terulang kembali.