MATATELINGA, Labuhanbatu -Ratusan kilometer jalur ekstrem berubah jadi arena persaudaraan. Sebanyak 80 raider motor trail dari Sumut, Sumbar, dan Riau menantang lumpur, tanjakan, hingga hutan lebat dalam Taksa Family Adventure #1, Sabtu (6/9/2025).
Sebanyak 80 raider motor trail 2x1 dari Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Riau ikut serta dalam Taksa Family Adventure #1: Explore Rantau Prapat – Sipagimbar yang digelar Indonesia Off-road Federation (IOF) Pengcab Labuhanbatu, 2x1 Division. Event berlangsung 6–7 September 2025, dengan start dari Taksa Coffee, Jalan Rantau Lama, Rantau Prapat, menempuh total 200 km.
Baca Juga: Ratusan Mahasiswa dan Masyarakat Berunjukrasa Di Depan Gedung DPRD Labuhanbatu Jalur yang ditempuh bukan sembarangan. Para peserta harus melintasi enam kabupaten—Labuhanbatu, Labusel, Labura, Tapsel, Padang Lawas, dan Padang Lawas Utara. Rute dipenuhi lumpur, tanjakan terjal, turunan licin, hingga hutan lebat. Namun di balik tantangan itu, panorama Bukit Barisan jadi hadiah tersendiri, sekaligus wadah silaturahmi pecinta trail.
Lebih dari sekadar uji nyali, para raider juga menjalankan misi sosial. Bantuan disalurkan untuk warga sekitar jalur, termasuk salah satu pesantren yang mereka singgahi.
"Jalur ini memang kami siapkan untuk memacu adrenalin sekaligus memperlihatkan keindahan alam kita dengan view Bukit Barisan yang masih alami. Para peserta sangat antusias," ujar Ketua IOF Pengcab Labuhanbatu, M. Iqbal Panglimunan.
Iqbal menegaskan, offroad bukan hanya soal petualangan, tetapi juga wadah untuk aksi nyata. "Alhamdulillah, hari ini kita menunjukkan bahwa Labuhanbatu baik-baik saja, tetap tertib dan damai. Adventure ini juga jadi bukti bahwa hobi otomotif bisa memberi manfaat luas, termasuk membantu warga saat bencana dan mendistribusikan logistik ke daerah terpencil," tambahnya.
Bupati Labuhanbatu, Maya Hasmita, turut hadir memberi dukungan. Menurutnya, event ini bukan hanya olahraga komunitas, tetapi juga membawa nilai positif. "Saya berharap kegiatan seperti ini berlanjut lebih besar lagi, sekaligus menjadi promosi wisata alam Kabupaten Labuhanbatu," ujarnya.