MATATELINGA, Toba : Kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan di Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba sering terjadi. Hal ini diakui oleh Camat Silaen, Tumpal Panjaitan saat menyampaikan sambutan dalam 'Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Seksual Terhadap Anak dan Perempuan' yang digelar oleh Dinas PMDPPA di Aula HKBP Sitorang pada Selasa (9/9/2025).
"Di Kecamatan Silaen ini sering terjadi kekerasan seksual kepada anak. Kami berharap pasca sosialisasi ini nanti, kita tidak lagi mendengar kabar-kabar yang demikian. Kepada para tokoh agama, tokoh adat dan para tokoh masyarakat, kami harapkan dapat memberikan sosialisasi kepada masyarakat secara keseluruhan agar hal di luar nalar itu tidak terjadi lagi," kata Camat Silaen dalam sambutannya.
Sementara Wakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus saat membuka kegiatan sosialisasi menyampaikan bahwa sosialisasi tersebut sangat penting. "Ini sangat bermanfaat untuk anak-anak kita, baik untuk hari ini, besok dan dimasa depan," sebut Wakil Bupati.
Baca Juga: Wakili Kodam XVII/Cenderawasih, Kodim 1710/Mimika Terima Tim Penilai Lomba Binter Beliau menambahkan bahwa pemahaman masyarakat terhadap kekerasan terhadap anak masih awam. Banyak masyarakat beranggapan bahwa bentuk kekerasan terhadap anak hanya berupa kekerasan fisik. "Padahal menurut Undang-Undang kekerasan itu bukan hanya dipukul, tetapi ada juga yang namanya kekerasan psikis yang harus kita pahami," sebut Wakil Bupati menambahkan.
Untuk mencegah terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak, Wakil Bupati mengajak semua orang tua, guru dan masyarakat secara keseluruhan menjadikan anak sebagai sahabat.