MATATELINGA,Muara: Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tarutung, Evan Yudha Putra Sembiring didampingi Kasubsi Pelayanan Tahanan, Jonias B. Pakpahan melaksanakan penanaman 500 bibit pohon kelapa di Desa Unte Mungkur Kecamatan Muara Kabupaten Tapanuli Utara bersama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dan Lapas Rutan Se-Tapanuli Raya, Selasa (9/9). Kegiatan ini merupakan wujud nyata implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia serta 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Kegiatan penanaman 500 bibit pohon kelapa dihadiri oleh Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat,S.Si.,M.Si, Kapolres Tapanuli Utara, AKBP Ernis Sitinjak, S.H., S.I.K., Dandim 0210 Tapanuli Utara, Letkol Kav Ronald Tampubolon, S.H, M.Han., yang diwakili oleh Pasandi Kodim 0210/TU Lettu Inf Rizal Napitupulu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tapanuli Utara Ir. S.E.Y. Pasaribu,M.Si., Kepala Lapas Siborongborong diwakili Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas, Edison Tambunan, Kepala Lapas Pangururan, Jeremia Leonta, Kepala Rutan Humbang Hasundutan, Ucok Sinabang, Kepala Kejaksaan Negeri Tarutung diwakili Kasubsi Pra Penuntutan, Rendi Utama Sembiring, Camat Muara, Kepala Desa Unte Mungkur dan masyarakat sekitar.
Kegiatan diawali dengan mengikuti peresmian program ketahanan pangan melalui virtual zoom yang terpusat di Nusakambangan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Jenderal Pol. (Purn.) Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H. Dalam sambutannya, Menteri Agus menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan penjabaran Asta Cita Presiden yang dituangkan dalam 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Ia menilai, Nusakambangan dengan luas lahan yang tersedia memiliki potensi besar untuk mendukung swasembada pangan sekaligus meningkatkan produktivitas warga binaan.
Baca Juga: Optimalisasi Pelayanan Kesehatan, TNI Bersama Puskesmas Kombut Lakukan Pusling di Amuan "Ketahanan pangan yang dicanangkan oleh Bapak Presiden ini luar biasa. Kedaulatan pangan itu seharusnya dimulai dari diri sendiri. Tentunya apa yang dicanangkan oleh Bapak Presiden perlu dukungan kita semua," ujarnya.
Sebelumnya, Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas), Drs. Mashudi, menegaskan program ketahanan pangan merupakan bagian dari strategi nasional dan arahan Presiden RI untuk memperkuat swasembada pangan dan sarana pembinaan kemandirian Warga Binaan. Nusakambangan dipilih karena memiliki potensi lahan luas, sumber daya manusia, dan dukungan mitra.
"Dengan adanya program ini, diharapkan produktivitas lahan Nusakambangan makin meningkat, kontribusi PNBP dapat berkelanjutan, dan kolaborasi dengan BUMN, swasta, serta Perguruan Tinggi semakin luas," harap Dirjenpas.