Matatelinga - Medan, Kepolisian yang melakukan pengorekan didalam kediaman H.Samsul yang terletak dijalan Beo, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Medan Timur, memasuki hari ke 3, personil Polresta Medan bekerja sama dengan tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumut, berhasil menemukan potongan tulang manusia, Gigi graham kanan bawah, 5 potong celana dalam wanita, dan selendang.Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh, Kombes Pol Nico Afinta Karo-karo selaku Kopolresta Medan disela-sela waktu pelaksanaan rekonstruksi di kediaman H.Samsul. Rabu (10/12/2014) sekira pukul 19:00 Wib." Selama 3 hari melakukan pengorekan kita temukan 5 potong celana dalam wanita, tulang manusia dan Gigi manusia yang diperkirakan berusia 30 hingga 50 tahun, " ujar Kapolresta Medan.Dikatakan Nico, ketiga titik yang sebelumnya dikorek merupakan petunjuk dari saksi yang merupakan teman korban, yang mendengar bahwasannya didalam kediaman rumah H.Samsul ada sebuah kuburan rekan mereka yang meninggal akibat disiksa." Dari keterangan saksi makanya kita lakukan pengorekan, dan ternyata kita temukan beberapa organ tubuh manusia, dan beberapa pakaian dalam wanita yang mana setelah dicocokkan pakaian dalam tersebut merupakan milik rekann korban sesama PRT, " cetus Nico lagi.Kepada awak media, Kapolresta mengatakan dalam rekonstruksi kali ini pihaknya akan melakukan 17 adegan. " Kita lakukan 17 adegan, itu belum tentu, kalau jaksanya minta tambah akan kita tambah, " terang kapolresta Medan, didampingi Kompol Juliani selaku Kapolsek Medan Timur.Saat dimintai keterangan secara rinci, mengenai tulang bagian mana yang ditemukan, kapolresta medan enggan untuk menjawabnya, dan kapolresta meminta awak media menanyakan langsung kepada Kombes Pol dr.Priok selaku kepala DVI Polda Sumut.Kepada awak media, dr Periok juga belum bisa memastikan bagian tulang mana yang telah ditemukan. " Kita masih periksa ya, yangjelasnya panjangnya 8 Cm, " ujar dr Priok.Kembali lagi Kapolresta Medan, Kombes Pol Nico Afinta Karo-karo mengatakan dengan barang bukti yang ada, pihaknya akan mempercepat pengiriman berkas ke jaksa, agar ke 7 tersangka dengan segera disidang." Secepatnya akan kita kirim berkasnya, dan kita akan teruskan penggalian lubang," imbuh Nico.Berulang kali kapolresta Medan menghimbau kepada masyarakat yang keluarganya tidak ada kabar diharapkan mendatangi polresta Medan untuk membuat laporan.Amatan kru koran ini dilokasi rekonstruksi, puluhan personil Sabhara polresta Medan berjaga-jaga mengantisipasi kerumunan warga yang datang untuk melihat penemuan pihak polisi, sementara ini proses Rekonstruksi masih berlangsung, dalam rekontruksi itu ke 7 tersangka dan ke 3 korban PRT turut juga dihadirkan.(Mt/Taufik.S)