MATATELINGA, Medan:Politisi senior PDI Perjuangan (PDIP) Sumatera Utara, Budiman Nadapdap, memberikan apresiasi terhadap surat terbuka yang disampaikan Sekretaris PAC PDIP Medan Amplas, Emil Endamora Pane, kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Menurutnya, apa yang dilakukan Emil merupakan ekspresi murni dari suara hati kader akar rumput."Saya sudah melihat video surat terbuka yang viral itu. Bahasanya santun dan merupakan curahan hati anak kepada ibunya. Kita bisa menangkap kesan kuat adanya kecintaan terhadap partai yang mendorong Emil menyampaikan aspirasi kepada Ketua Umum," kata Budiman kepada wartawan, Sabtu (20/9) malam.
Ia menegaskan, tujuan dari surat terbuka tersebut jelas, yakni agar Dewan Pimpinan Pusat (DPP) mengetahui aspirasi akar rumput dan menetapkan kader terbaik untuk memimpin DPC PDIP Medan periode lima tahun mendatang.Budiman menilai perbedaan pandangan dalam kontestasi pemilihan ketua partai adalah hal wajar dalam demokrasi.
Begitu pula dengan adanya surat terbuka, menurutnya, merupakan cara sah untuk menggugah perhatian DPP."Dengan demikian, tidak ada yang perlu dirisaukan apalagi sampai dipolemikkan. Aspirasi kader sudah diketahui dan diyakini telah sampai ke DPP dan Ibu Mega," tegas Budiman.
Baca Juga: Surat Terbuka Dari Akar Rumput Kepada Ketum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri Namun, ia mengingatkan agar tidak ada pihak yang merasa "kepanasan" hingga melakukan intimidasi atau teror terhadap kader yang menyampaikan aspirasi.
Itu jelas tindakan kontraproduktif dan tidak sejalan dengan prinsip demokrasi di PDIP," ujarnya.
Terkait kabar adanya surat pernyataan bermaterai dari dua anggota Fraksi PDIP Medan yang menyatakan tidak memberi persetujuan atas surat terbuka Emil, Budiman mengaku belum mengetahui secara pasti. Ia justru heran jika benar ada surat bermaterai untuk menanggapi aspirasi kader.