MATATELINGA,
MATATELINGA, Simalungun
Menempuh medan berbahaya dengan jalan terjal dan curam, Kapolsek Tanah Jawa Kompol Asmon Bufitra, S.H., M.H. memimpin langsung operasi evakuasi mayat warga yang ditemukan terapung di Sungai Tongguran, Senin (22/9/2025). Aksi heroik ini menunjukkan dedikasi tinggi Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat tanpa mengenal medan yang sulit.
Saat dikonfirmasi pada hari yang sama sekitar pukul 14.40 WIB, Kapolsek Tanah Jawa menjelaskan bahwa timnya telah menangani kasus penemuan mayat non pidana di lokasi yang sangat menantang. "Kami harus melewati jalan yang berbahaya, terjal dan curam sebagai bentuk respon cepat dalam evakuasi korban," ujar Kompol Asmon Bufitra dengan tegas.
Baca Juga: Kapolsek Tanah Jawa Pimpin Program "Minggu Kasih" di Huta Bah Biding, Wujudkan Polri yang Peduli dan Dekat dengan Rakyat Kasus ini tercatat dalam Laporan Polisi Nomor LP-A/14/IX/2025/Polsek Tanah Jawa/Polres Simalungun/Polda Sumatera Utara, tertanggal 22 September 2025. Lokasi penemuan mayat berada di Sungai Tongguran Blok 18 Nagori Tangga Batu, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun.
Informasi awal diterima melalui Personil Kapos Hatonduhan Aiptu Yustan Nainggolan pada pukul 09.00 WIB dari laporan warga. "Kami menerima laporan bahwa telah ditemukan satu orang laki-laki yang berada di pinggiran Sungai Tongguran dengan kondisi terapung dan telungkup serta membengkak," ungkap Kapolsek menjelaskan kronologi awal kejadian.
Korban yang berhasil diidentifikasi adalah Satria Sidauruk (33), seorang wiraswasta asal Dusun Blok X Nagori Marihat Raja, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun. Kondisi mayat korban sudah mengalami pembusukan dan diperkirakan telah meninggal dunia sekitar tiga hari sebelumnya.