MATATELINGAToba : Direktur BUMDesma Marsada, Anjuwaty Sitorus mengatakan bahwa bibit bawang merah yang mereka pakai tidak berlebel dan diragukan. Hal ini diucapkannya saat awak media menemuinya di kantor BUMDesma Parmaksian Kecamatan Parmaksian Kabupaten Toba Sumatera Utara, Jumat, (17/10/2025).
Anjuwaty menjelaskan kepada awak media bagaimana keadaan bibit
bawang merah yang diterimanya tidak berlebel bahkan ada yang masih memiliki daun hijau yang menandakan masih baru panen dan belum bisa dipergunakan menjadi bibit. Atas kejadian tersebut, mereka bahkan sudah sering mempertanyakannya ke konsultan pertanian, Agus Gurning yang mengetahui asal sumber bibit.
Agus Gurning mengatakan bahwa bisa menggunakan bibit swasembada seperti contohnya bibit jahe. Agus beralasan karena Belum ada yang bersertifikat dan bisa menggunakan yang lokal seperti desa Parik Bundes Mandiri.
Baca Juga: Gubernur Bobby Nasution Dorong Sinergi Pemerintah dan Dunia Usaha,Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Sumut Capai 7,2% "Contohnya lagi BUMDesma ke penanaman
bawang kedua, ke 3 ,bisa menggunakan bibit dari hasil tanam sendiri pak, asal dormansinya bagus maximal 3 Minggu per
tumbuhan. Kalau lewat 3 Minggu tidak
tumbuh berarti bukan golongan bibit pak," ucapnya melalui pesan singkat.