MATATELINGA, Medan :Sebuah kontroversi terjadi di sebuah sekolah dasar di kecamatan Medan Marelan, ketika seorang guru memfoto muridnya yang tidak memakai simbol sekolah dan membagikannya di grup WhatsApp. Orang tua murid tersebut merasa keberatan dan menganggap tindakan guru tersebut melanggar privasi anaknya.
"Apakah pantas anak di bawah umur di
foto lalu dishare ke grup, hanya karena tidak memakai
simbol sekolah?" kata Salikin, orang tua murid yang tidak terima dengan tindakan guru tersebut.
Salikin menambahkan bahwa guru tersebut mengaku bahwa tulisan itu dari kepala sekolah agar diteruskan di grup. Namun, kepala sekolah membantah bahwa pihaknya tidak ada niat untuk menjelekkan murid.
Baca Juga: Polres Pelabuhan Belawan Ringkus 19 Pelaku Kejahatan, Mulai dari Begal, Narkoba, hingga Pencabulan Anak