MATATELINGA, Medan :Masyarakat Kecamatan Medan Perjuangan kini berada di ambang batas kesabaran. Gelombang ketidakpuasan terhadap kinerja pemerintahan setempat terus membesar, mendorong sekelompok warga yang tergabung dalam Kompas (Kelompok Masyarakat Medan Perjuangan Bersatu) untuk mengambil tindakan tegas. Mereka menyatakan siap membongkar dugaan kebobrokan sistem pemerintahan yang selama ini dianggap merugikan dan mencoreng nama baik masyarakat. Kompas menilai bahwa sistem pemerintahan di Kecamatan Medan Perjuangan telah melenceng jauh dari tujuan awalnya, yakni mensejahterakan masyarakat. Sebaliknya, mereka melihat adanya indikasi kuat penyalahgunaan jabatan yang dilakukan oleh oknum pejabat di berbagai tingkatan, mulai dari Pemerintah Kota hingga Kepala Lingkungan. Berbagai temuan yang mereka kumpulkan mengarah pada praktik-praktik yang hanya menguntungkan diri sendiri, seperti manipulasi dalam pembentukan LPM (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat), penyelewengan Dana Kelurahan, praktik koruptif dalam perekrutan Kepala Lingkungan, hingga penyalahgunaan kekuasaan yang dilakukan secara terang-terangan.