MATATELINGA, Deli Serdang : Di balik senyum yang kita tunjukkan setiap hari, terkadang ada beban pikiran yang tak terlihat. Kesehatan mental sering kali luput dari perhatian, padahal sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Banyak yang berjuang dalam diam, karena merasa takut, malu, atau tidak tahu harus mulai dari mana.
Karena kesehatan mental adalah kondisi kesejahteraan psikologis, emosional, dan sosial yang memungkinkan seseorang untuk mengatasi tekanan hidup, menyadari potensinya, bekerja secara produktif, serta berkontribusi pada masyarakat.
BPJS Kesehatan hadir bukan hanya untuk menjaga tubuh tetap sehat, tetapi juga untuk mendukung kesehatan serta kesejahteraan jiwa, melalui layanan kesehatan jiwa di fasilitas kesehatan.
Lia Zuraida Surbakti (20), seorang mahasiswi yang berasal dari Patumbak Kecamatan Biru-Biru, sangat terbantu karena, ia sudah sangat lelah dengan mental yang tertekan. Lia sendiri juga sudah sangat lama merasakan mentalnya yang tidak stabil.
Baca Juga: Kehadiran Prolanis BPJS Kesehatan Tenangkan Syamsiah Ketika Berobat Rutin "Sebelumnya saya mendapat diagnosa dari dokter dengan penyakit Organik Anxiety, dimana istilah penyakit ini merujuk pada gangguan kecemasan yang disebabkan oleh suatu penyakit, kondisi medis, atau faktor organik spesifik yang secara langsung memengaruhi fungsi otak. Tapi dokternya juga menjelaskan bahwa diagnosa ini hanya sementara," tutur Lia.
Lia mengatakan bahwa setelah mengetahui mendapatkan diagnosa ini, itu karena adanya penyebab luka yang Lia dapatkan sejak lama, sehingga beliau merasakan kehancuran dan tekanan pada mentalnya sendiri.
Pada awalnya Lia berkonsultasi ke Klinik Sehati Husada, dimana setelah mendapatkan diagnosanya, Lia diberikan tawaran untuk dirujuk ke RSJ Bina Karsa. Karena dengan adanya rujukan ini, Lia dapat ditangani lebih lanjut, dan mendapatkan kesembuhan mental yang lebih baik.