MATATELINGA, Hamparan Perak :Hampir sepekan pasca jembatan penghubung Desa Paya Bakung–Kelumpang ambruk dihantam banjir rob pada Jumat, 27 November 2025, belum ada satu pun langkah cepat dari pemerintah desa untuk menyediakan jembatan darurat maupun jalur alternatif. Kondisi ini memunculkan kekecewaan dan kritik tajam dari masyarakat yang merasa keselamatannya diabaikan.Kamis(04/11)
Hingga Rabu, 3 Desember 2025, warga masih terpaksa mempertaruhkan nyawa dengan menyeberangi aliran sungai melalui pipa gas dan pipa PAM yang melintas di lokasi jembatan runtuh. Akses darurat yang improvisasi ini jelas sangat berbahaya dan tidak layak dijadikan pilihan bagi masyarakat, terlebih bagi anak-anak sekolah, ibu rumah tangga, serta pekerja yang melintas setiap hari.
Baca Juga: Poldasu Bangun Jembatan di Tapteng