MATATELINGA, Medan :Fieldtrip mata kuliah konservasi flora fauna kali ini dilakukan di Medan Zoo,.
Kebun binatang satu-satunya di kota Medan yang dikelola oleh Pemerintah Kota Medan dan PD. Pembangunan pasar beberapa waktu yang lalu mendapat kan sorotan nasional terkait kejadian matinya beberapa ekor harimau diwaktu yang berdekatan, faktor kesejahteraan satwa menjadi hal yang krusial disepanjang kunjungan fieldtrip kali ini. Sesuai Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 95 Tahun 2012 Tentang Kesehatan Masyarakat Veteriner dan Kesejahteraan Hewan seharusnya menjadi acuan dalam pengelolaan Medan Zoo yang termasuk dalam aktivitas penangkaran satwa liar. Faktor pertama adalah bebas dari rasa lapar dan haus, penyediaan pakan berkualitas sesuai kebutuhan spesies (jenis, kandungan nutrisi, variasi), frekuensi pemberian pakan yang tepat, akses air bersih setiap saat, suplemen khusus bila diperlukan (mineral, vitamin), metode pemberian pakan yang memicu perilaku alami (misal enrichment feeding). Di lokasi tim menjumpai Animal Keeper bernama Budi dan berdiskusi terkait ransum pakan satwa peliharaan, contohnya wortel dan ubi sebanyak 20 (dua puluh) Kg untuk pakan rusa setiap hari, 5 (lima) Kg daging untuk pakan Buaya setiap minggunya dan Harimau yang diberi makan 2 (dua) kali dalam 1 (satu) minggu.
Baca Juga: Tok...!!! Kurir Sabu 22 Kg di Depan Supermarket Irian Medan Lolos dari Hukuman Mati