MATATELINGA, Medan:Disela-sela menerima massa pengunjuk rasa, Anggota DPRD Provinsi Sumatra Utara (Sumut) dari Partai Nasdem, Pdt Berkat Kurniawan Laoly berharap pemerintah pusat segera menutup perusahan TPL yang sudah merambah hutan sehinga berdampak banjir kepada rakyat Sumatra
Hal ini di sampaikannya di hadapan massa Horas Bangso Batak serta elemen masyarakat lain yang terlibat aksi damai pada Jumat 12 Des 2025 sekitar pukul 15 WIB, di depan Kantor DPRD Sumut.
Baca Juga: DPRD Sumut Sosialisasikan Ranperda Perlindungan Jaminan Sosial Pekerja Rentan di Medan Denai "Berapa banyak yang di hasilkan dari perambahan hutan itu, tidak ada yang ada masyarakat di rugikan dengan terdampak bencana," ucap Pdt Berkat Kurniawan Laoly.
Pada kesempatan itu Pdt Berkat Kurniawan Laoly, berpesan kepada massa aksi agar bersama-sama terus berjuang jangan berhenti sampai di sini.
"Jangan berhenti sampai di sini mari kita sama-sama berjuang. Pemerintah pusat harus jujur. Hasil perambahan hutan tidak ada diterima pemerintah daerah dan tidak ada untungnya yang ada kerugian masyarakat," jelas Pdt Berkat Kurniawan Laoly.
Massa yang mendengar pernyataan Pdt Berkat Kurniawan Laoly, sontak berteriak tutup TPL, "Melalui lembaga DPR dan lembaga lain mari kita perjuangkan tutup TPL," teriak massa.
Ketua Umum HBB Lamsing Sitompul SH, MH, selaku ketua kordinatir aksi juga menyatakan yang sama agar perusahan TPL yang merambah hutan segera di tutup karena merugikan masyarakat.
"Kami sepakat dengan Pdt Berkat Kurniawan Laoly, yang meminta perusahan TPL di tutup," tutupnya.