MATATELINGA, Tapanuli Tengah : Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memastikan kerusakan akibat banjir dan longsor di Tapanuli Tengah akan dibenahi pemerintah. Termasuk daerah paling terdampak yaitu Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Tapanuli Tengah.
Hutanabolon sempat terisolir karena akses ke kelurahan ini tertimbun lumpur cukup tinggi. Hampir dua minggu, kelurahan ini sulit diakses karena banyaknya material di jalan termasuk kayu dan batu-batu besar.
Saat aksesnya terbuka, Gubernur Sumut langsung meninjau daerah ini dan memastikan Hutanabolon akan segera di rehabilitasi. Bukan hanya rumah, tetapi juga infrastruktur dan juga fasilitas-fasilitas publik.
"Rumah-rumah inang rusak ringan, sedang, berat, hilang akan diganti Bapak Presiden, jumlahnya nanti kita coba lebih banyak lagi. Rusak ringan diberi Rp15 juta per rumah, sedang Rp30 juta, rusak berat Rp60 juta, hilang rumah dan tanah disiapkan rumah layak huni, termasuk infrastruktur dan juga fasilitas umum akan kita perbaiki," kata Bobby Nasution saat bertemu korban banjir dan longsor di Hutanabolon, Tapanuli Tengah, Jumat (26/12/2025).
Baca Juga: Capaian Kinerja Kejari Mandailing Natal Tahun 2025, Selamatkan Uang Negara Hingga Rp38,4 Miliar Saat ini pembangunan hunian tetap Tapanuli Tengah sedang berlangsung di Pinangsori sebanyak 118 unit.
Bobby Nasution berharap lokasi yang ditentukan untuk pembangunan hunian tetap korban di Hutanabolon aman dari ancaman bencana.
"Lokasinya diserahkan ke Pak Bupati, tetapi yang pasti jauh dari bencana, aman dari longsor, aman dan banjir dan layak dihuni," kata Bobby Nasution didampingi Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu.
Pada kesempatan ini Bobby Nasution juga memberikan bantuan logistik, hadiah Natal untuk anak-anak di Hutanabolon dan juga bantuan untuk Posko di Masjid Al-Huda. Bobby berharap bisa mengobati sedikit kesedihan para korban banjir dan longsor.