MATATELINGA, Tapanuli : Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) bersama sejumlah organisasi profesi dokter gigi menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana banjir bandang di wilayah Sumatera dan Aceh. Bantuan tersebut disalurkan secara bertahap kini fokus utama pada kelompok rentan, khususnya anak-anak dan ibu-ibu.
Hal itu disampaikan drg. Firdaus Batubara, perwakilan organisasi dokter gigi sekaligus anggota PDGI Cabang Tapanuli Selatan, dalam program Bincang Tipis-Tipis di kanal Erman Tale Daulay.
Firdaus menjelaskan, gerakan kemanusiaan ini berawal dari inisiatif PDGI di daerah, yang kemudian mendapat respons cepat dari Pengurus Besar PDGI dan Pengurus Wilayah PDGI Sumatera Utara. Meski tidak bertindak sebagai pemecah masalah utama persoalan bencana, para dokter gigi berupaya mengambil peran kecil untuk meringankan beban masyarakat.
"Kami sering menyampaikan bahwa yang kami lakukan adalah memberi sedikit kebahagiaan. Tidak mungkin satu pihak menjadi solusi atas bencana sebesar ini, tapi jika banyak organisasi berkontribusi sedikit demi sedikit, beban masyarakat tentu bisa berkurang," ujar Firdaus.
Baca Juga: Jelang Pergantian Tahun 2026, Polda Sumut Masifkan Patroli Kamtibmas Amankan Wilayah Dalam perjalanannya, bantuan tidak hanya berasal dari PB
PDGI, Pengwil PB
PDGI tetapi juga melibatkan organisasi profesi lain seperti Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia, IKORTI, PABMI , serta Ikatan Dokter Gigi Anak Indonesia (IDGAI). Sinergi lintas organisasi ini memperluas jangkauan bantuan hingga ke
Tapanuli Tengah dan Sibolga.
Pada tahap awal tanggap darurat, tim dokter gigi menyalurkan bantuan Sembako ke sejumlah titik pengungsian, seperti di kawasan Sipirok, Angkola Julu, serta daerah pengungsian di Aek Ngadil, Huta Godang dan Garoga. Seiring waktu, tim mulai melakukan pendataan agar bantuan lebih tepat sasaran.
"Setelah kebutuhan makanan relatif tercukupi, kami melihat kebutuhan anak-anak, terutama yang akan kembali ke sekolah. Maka bantuan diarahkan ke perlengkapan sekolah, pakaian, susu anak, madu untuk stamina, serta kain untuk ibu-ibu," jelasnya.