MATATELINGA, Sibolga: Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Bustanul Arifin, membuka secara resmi Turnamen Badminton Himpunan Tjinta Teman (HTT) Open Cup II Tahun 2026, yang digelar di Lapangan Olahraga Tri Ratna Sibolga, pada Senin (2/2/2026) sore.
Turnamen ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-100 Himpunan HTT Cabang Sibolga. Satu abad perjalanan HTT Cabang Sibolga menjadi bukti kebersamaan, pengabdian, serta kontribusi nyata bagi masyarakat Kota Sibolga dari generasi ke generasi.
Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan penampilan tarian bertajuk "Untukmu Indonesiaku" yang dibawakan oleh siswa-siswi SD, SMP, dan SMA Tri Ratna Sibolga.
Dalam sambutannya Wali Kota mengapresiasi dan menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada HTT Cabang Sibolga atas konsistensinya dalam menyelenggarakan kegiatan olahraga, khususnya cabang olahraga badminton. Terselenggaranya HTT Open Cup II Sibolga menunjukkan kepedulian nyata HTT dalam mendukung pembinaan olahraga serta mempererat persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat Kota Sibolga.
Baca Juga: Wali Kota Sibolga Siap Optimalkan Program Pusat di Daerah "Saya ucapkan selamat bertanding. Tunjukkan kemampuan terbaik dengan menjunjung tinggi nilai sportivitas, fair play, dan rasa saling menghormati. Jadikan turnamen ini sebagai ajang untuk mengasah kemampuan, menambah pengalaman, serta memperluas persahabatan," ucap Wali Kota.
Sementara itu, Ketua Panitia yang juga Ketua Pengurus HTT Cabang Sibolga, Tang A Law, dalam sambutannya menyampaikan bahwa melalui kegiatan olahraga ini diharapkan dapat mempererat tali persaudaraan, menjunjung tinggi sportivitas, serta menumbuhkan semangat hidup sehat di tengah masyarakat Kota Sibolga. Kegiatan ini tidak semata-mata tentang kompetisi, tetapi juga tentang kebersamaan dan persatuan.
Lebih lanjut disampaikan, bahwa peringatan HUT ke-100 HTT Cabang Sibolga tahun ini mengusung tema "Bersatu untuk Bangkit Bersama". Tema tersebut dipilih dengan penuh makna, mengingat Kota Sibolga baru-baru ini dilanda bencana banjir dan longsor yang membawa duka bagi masyarakat.