MATATELINGA, Tapsel : Dansatgas Komando Distrik Militer (Kodim) 0212/Tapanuli Selatan menyatakan kesiapan penuh dalam menyukseskan pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 yang dipusatkan di Kelurahan Sangkunur, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.
Program TMMD ke-127 dijadwalkan berlangsung selama satu bulan, mulai 10 Februari hingga 11 Maret 2026, dengan melibatkan 310 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, organisasi kepemudaan, serta masyarakat setempat.Komandan Kodim 0212/Tapanuli Selatan sekaligus Dansatgas TMMD ke-127, Letkol Inf Dedi Harnoto, menjelaskan bahwa keterlibatan lintas sektor menjadi kekuatan utama dalam program ini.
"Pelaksanaan TMMD melibatkan personel gabungan dari TNI, Polri, serta masyarakat. Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tapi membangun kebersamaan," ujar Dedi Harnoto saat upacara pembukaan TMMD ke-127, Selasa (10/2/2026).
Dansatgas juga merinci, personel yang diterjunkan terdiri dari 35 personel Posko TMMD, 115 personel Satuan Setingkat Kompi (SSK) yang berasal dari TNI AD, TNI AL, TNI AU, serta Polri. Selain itu, 160 warga dan unsur organisasi kepemudaan (OKP) turut ambil bagian secara aktif.
Baca Juga: Dansatgas TMMD ke-127 Dandim 0212/TS: TMMD Tidak Hanya Fokus Pada Pembangunan Fisik, Tetapi Penguatan Sosial dan Kesejahteraan Masyarakat. Sasaran fisik utama TMMD ke-127 adalah pembangunan dan perkerasan badan jalan sepanjang 1.700 meter, dengan lebar 4 meter dan ketebalan 15 sentimeter.
Infrastruktur jalan ini diharapkan mampu membuka akses transportasi warga, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa.Tak hanya itu, TMMD juga menyasar pembangunan fisik tambahan, seperti, Pembuatan sumur bor, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan MCK, pembersihan dan perbaikan fasilitas umum, penanaman pohon sebagai bagian dari pelestarian lingkungan dan program sosial dan edukatif.
Selain pembangunan infrastruktur, TMMD ke-127 juga diisi dengan berbagai kegiatan nonfisik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Di antaranya, Penyuluhan bela negara, Sosialisasi hukum dan kamtibmas, Penyuluhan bahaya narkoba, Pelayanan kesehatan gratis, Bazar dan pasar murah, Pembagian sembako bagi warga kurang mampu, dan Pemberian makanan tambahan bagi anak penderita stunting.