Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Hujan Turun, Tapteng Banjir Lagi Membawa Material Kayu dan Lumpur

Hujan Turun, Tapteng Banjir Lagi Membawa Material Kayu dan Lumpur

Jason Gultom - Kamis, 12 Februari 2026 08:15 WIB
Matatelinga/Istimewa
Hujan deras melanda Kabupaten Tapanuli Tengah (tengah) menyebabkan terjadi banjir kembali,air membawa material kayu dan lumpur

MATATELINGA, Tapteng: Hujan deras melanda Kabupaten Tapanuli Tengah (tengah) menyebabkan terjadi banjir kembali,air membawa material kayu dan lumpur. Kondisi itu menyebabkan tanggul-tanggul di pinggir aliran sungai jebol. "Tanggul-tanggul darurat yang udah kita buat pascabencana sebelumnya kembali jebol.

Dan arus air sungai mengalir sangat deras serta dipenuhi oleh kayu dan material lumpur," ungkap Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, lewat pesan singkat pada wartawan, Rabu (11/2/2026) malam.

Baca Juga: Tapteng dan Sibolga Dilanda Banjir Lagi, Rumah Terendam dan Warga Mengungsi

Masinton menjelaskan, hujan deras yang terjadi sejak sore hingga malam ini, mengakibatan daerah-daerah di Tapanuli Tengah yang sebelumnya terdampak banjir kembali mengalami banjir.

"Debit air sungai cukup tinggi. Material banjir yang sebelumnya sudah dibersihkan, kembali memenuhi sungai dan meluap," ujarnya. Banjir kembali melanda Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), tepatnya di Kecamatan Tukka, Rabu (11/2/2026) sore.

Intensitas hujan yang tinggi, menyebabkan air sungai meluap dan merendam jalan-jalan dan pemukiman warga.

Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu, mengatakan wilayah Kabupaten Tapteng dan sekitarnya sedang dalam keadaan hujan lebat. Kondisi itu menyebabkan debit air sungai yang berada di Kelurahan Hutanabolon meningkat. "Kondisi cuaca hari ini, tepatnya di Kecamatan Tukka sedang hujan deras.

Dan mengakibatkan debit air sungai di Kelurahan Hutanabolon meningkat," ungkap Masinton, lewat pesan singkat, Rabu. Derasnya debit air sungai, kata Masinton, menyebabkan tanggul-tanggul yang sudah dinormalisasi akibat banjir sebelumnya, jebol. Hingga meluap ke jalan-jalan dan pemukiman warga.

"Curah hujan tinggi, kondisi sungai yang dilebarkan dan tanggul darurat tidak mampu menampung debit air," sebutny.

Editor
: Admin

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Tapteng dan Sibolga Dilanda Banjir Lagi, Rumah Terendam dan Warga Mengungsi

Berita Sumut

Gubernur Langsung Tinjau Lokasi Banjir Bandang Tapteng