MATATELINGA,Sibolga: Akibat hujan deras yang melanda Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah pada Senin (16/2/2026), sebanyak 8 titik ruas jalan terputus dan lumpuh, salah satunya jalur Sibolga-Tarutung. Akibatnya kendaraan yang datang dua arah terpaksa menginap di lokasi longsor, tepatnya di Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah.
Berkat kerja keras tim gabungan instansi pemerintah, akhirnya material longsor dan juga jalan yang terputus dapat diatasi, sehingga arus kendaraan bisa normal kembali, Selasa (17/2/2026) pagi.
Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Muhammad Alan Haikel, pada Selasa menginformasikan bahwa seluruh material longsor yang menimbun badan jalan di wilayah Kecamatan Sitahuis telah berhasil dibersihkan.
Curah hujan ekstrem sejak siang hari memicu rentetan longsoran material kayu, batu, dan tanah yang menutup akses jalan di sepanjang jalur strategis.
Baca Juga: MInggu Ini, JBMKG Memprakirakan Cuaca Seluruh Wilayah Jakarta Hujan Ringan Sedikitnya kata Kapolres ada 8 titik ruasa jalan yang longsor, yakni;
1. Jalan Rampa Poriaha KM 7 (Sigarupu): Material kayu dan batu menutup jalan, menyebabkan kemacetan total.
2. Jalan Sibolga-Tarutung KM 23: Longsor menutup akses kendaraan.