Matatelinga - Medan, Pemko Medan melalui Perusahaan Daerah (PD) Pembangunan Kota Medan mencanangkan Medan Animal Care (MAC) di Hotel Emerald Garden Jalan Putri Hijau Medan, Senin (22/12/2014). Pencanangan yang dilakukan langsung Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi ini, terinspirasi potret keragaman hayati beserta permasalahannya selama ini.Dengan pencanangan ini MAC dijadikan sebagai wahana pembelajaran dan sosialisasi tentang arti lingkungan hidup serta konservasi bagi kelestarian sumber daya hayati agar dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya secara berkelanjutan. Untuk itulah tema yang diangkat yakni “Menumbuhkan Kepedulian Keanekaragaman Hayati" dan sub tema “Satwa adalah Sahabat Kita".Karenanya Taman Marga Satwa (Medan Zoo) yang berada di bawah naungan PD Pembangunan, merasa terkait dan bertanggungjawab untuk bersama-sama mensosialisasikan dan penyegaran kembali satwa tersebut kepada masyarakat luas. Sebagai salah satu bentuk sosialisasi, sejumlah satwa pun seperti aneka jenis ular dan anak harimau pun dalam hotel tempat acara berlangsung.Pencanangan MAC ditandai dengan penabalan nama anak Harimau Sumatera (panthera tigris sumatrea) dan Harimau Benggala (panthera tigris bengalensis) oleh Wali Kota. Adapun nama kedua anak harimau yang ditabalkan mantan sekda Kota Medan itu yakni Ketaren untuk anak Harimau Benggala dan Rafa untuk anak Harimau Sumatera,.Kemudian pembagian hadiah kepada para pemenang lomba foto satwa Medan Zoo yang diikuti 146 peserta. Selanjutnya memberikan apresiasi kepada bapak angkat yang telah mendonasikan bantuannya bagi satwa-satwa di Medan Zoo dalam bentuk sertifikatAtas dasar itulah Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi menganggap program ini penting, agar kepedulian terhadap kehidupan satwa tetap diperhatikan. “Kita harus sadari, ketidakpedulian terhadap kehidupan satwa pada saatnya akan beresiko memusnahkan kehidupan berbagai spesies fauna, yang nantinya juga dapat merubah peradaban manusia," kata Wali Kota.Pada kesempatan itu Wali Kota juga mengungkapkan prestasi Medan Zoo sebagai lembaga konservasi Taman Marga satwa Kota Medan, khususnya pelestarian Harimau Sumatera. Setiap tahunnya terjadi kelahiran anak Harimau Sumatera, sehingga saat ini jumlahnya di Medan Zoo sebanyak 12 ekor. Malah beberapa minggu lalu, salah seekor Harimau Bengggala melahirkan anak 4 ekor.Selanjutnya Wali kota mengajak seluruh yang hadir untuk menjadikan satwa sebagai sahabat. Selain itu terus melestarikan satwa dan berpartispisasi menjadi bapak angkat satwa yang ada di Medan Zoo. Kehadiran bapak angkat ini tentunya sangat mendukung dalam rangka pelestarian satwa-satwa yang ada di Medan Zoo.Untuk saat ini yang menjadi bapak angkat satwa di Medan Zoo diantaranya anggota DPRD Medan Heri Zulkarnain, Kepala Badang Pengelola Keuangan Daerah Kota Medan Irwan Ritonga serta dirut PD Paasar Beni Sihotang. Wali Kota pun berharap bapak-bapak angkat lainnya segera muncul guna mendukung pencanangan MAC tersebut.Dirut PD Pembangunan Kota Medan, Putrama Al Khairi mengatakan maksud digelarnya MAC ini untuk turut serta dalam menuarakan kesadaran m,asyarakat terhadap satwa dan lingkungan hidup. Sedangkan tujuannya memberikan pelajaran kepada generasi muda, bahwa konservasi merupakan tindakan manusia berbudaya yang sadar akan pentingnya melestarikan mahluk hidup ciptaan Tuhan."Melalui pencanangan MAC ini, kita ingin menumbuhkan rasa peduli terhadap satwa sehingga Medan Zoo menjadi kebun binatang kebangaan warga Kota Medan dan semua orang menjadi bagian-bagian yang tidak terpisahkan dari satwa-satwa yang ada di Medan Zoo. Jadi masyarakat bisa memilih mau jadi bapak angkat burung beo, harimau, gajah, buaya dan sebagainya," jelas Putrama.Dijelaskan Putrama, tanggung jawab seorang bapak angkat ini hanya sebatas memberi makan satwa yang dipilihnya. Selain itu jika masyarakat ada memiliki satwa-satwa yang ada di rumahnya bisa dipindahkan ke Medan Zoo dan dibuatkan kandang maupun fasilitasnya. "Si pemilik hanya memberi makan satwa peliharaanya," ungkapnya.(Mt/Hendra)