MATATELINGA, Tapsel : Satgas TMMD ke -127 Kodim 0212/Tapsel saat ini tengah fokus mempercepat pengerasan dan pengecoran badan jalan. Karena beberapa proyek TMMD telah menunjukkan progres yang sangat signifikan, bahkan mencapai di atas 80 persen.
"Satgas TMMD ke-127 Kodim 0212/Tapsel Pengerasan jalan di kawasan dilaporkan telah mencapai progres 80 hingga 85 persen di Lingkungan 2 Pasir Bidang, Kel, Sangkunur Kec, Angkola Sangkunur Kab, Tapsel, Sumatera Utara," ujar Dansatgas TMMD ke-127 Kodim 0212/Tapsel Letkol Inf Dedi Harnoto S.I.P melalui anggota dilapangan Kapten Inf M. Rambe dan anggota tim satgas lainnya kepada media, Kamis (5/3/2026).
Lebih lanjut dikatakannya, pekerjaan pengerasan terus dikebut meskipun di tengah bulan Ramadhan. Satgas terus mengebut penyelesaian untuk memperlancar akses infrastruktur dan memperlancar akses ekonomi masyarakat Lingkungan 2 Pasir Bidang, Kecamatan Angkola Sangkunur.
Oleh karena itu, personel satgas TMMD terus bekerja sama dengan warga setempat (gotong royong) untuk meratakan, mengeraskan, dan melakukan pengecoran jalan agar selesai tepat waktu.
Baca Juga: Bentuk Kepedulian TNI Ringankan Beban Petani, Satgas TMMD ke-127 Kodim 0212/ Tapsel Terjun Membantu Masyarakat Memetik Cabai di Angkola Sangkunur "Jalan yang sedang dikerjakan umumnya menghubungkan akses ekonomi desa yang sebelumnya sulit dilalui, terutama saat cuaca hujan. Dengan selesainya pengerjaan jalan tersebut maka warga sekitar akan lebih merasakan dampak positifnya," jelas Kapten Inf M. Rambe.
Terlihat dari foto, warga dan tim satgas TMMD ke-127 Kodim 0212/Tapsel saling gotong royong melakukan pengerasan. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa hasil kerja keras TNI bersama masyarakat saling berkolaborasi untuk pembangunan. Karena hadirnya satgas TMMD memberikan manfaat bagi kehidupan sehari-hari masyarakat Angkola Sangkunur.
"Sasaran utama TMMD ke-127 yang bertujuan membuka akses transportasi antar kampung serta memperlancar mobilitas warga, baik untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun sosial kemasyarakatan. Dengan kondisi jalan yang mulai membaik, warga kini tidak lagi kesulitan membawa hasil pertanian ke pasar ataupun menuju fasilitas umum seperti sekolah dan puskesmas," sebutnya.