MATATELINGA, Belawan :Bentrok dua kelompok Pemuda di Belawan terus berlanjut. Akibatnya, 1 Korban tewas pasca ditembak senapanangin dan dipanah.
Baca Juga: Penanganan Kasus Dugaan Pemerasan Oknum Polisi Mandek, Pejabat Polda Sumut Bungkam Bentrok kedua kelompok pemuda terus terjadi petugas tidak bisa mengatasinya dan usai bentrok baru petugas tiba di TKP setelah ada korban jiwa melayang,seperti layang layang yang putus talinya.
Menurut informasi pada Sabtu sore pukul 18.30 wib saat warga Muslim akan melaksanakan berbuka puasa,terjadi bentrok, Kedua kelompok saling menyerang menggunakan
senapanangin,samurai,parang panjang dan
panah.
Baca Juga: Pj Sekdaprov Dukung Sinergi LPSK dengan Seluruh OPD di Sumut Akibat bentrok kedua kelompok pemuda tersebu salah seorang pemuda dari Jalan Selar Kelurahan Belawan Bahagia Kecamatan Medan Belawan Kota Medan tewas ditembak menggunakan senapan angin dan dibacoki tubuhnya.
Baca Juga: TNI Kodaeral I Bagikan Pakaian Korban Bencana Korban yang tewas ditembak
senapanangin dikepala dan tubuhnya dibacoki, adalah Fikra Muhammad Hakim (17). Korban tewas saat dirawat dirumah sakit.
Akibat tewasnya Fikra Muhammad Hakim,Kelurahan Belawan Bahagia mencekam,sementara pelakunya kini masih berkeliaran dan petugas terlihat ada duduk duduk saja di Posko tidak menindak para pelaku yang menentang senapanangin dan senjata tajam.
Baca Juga: Zakiyuddin Harahap Salurkan Bantuan Perbaikan Rumah Korban Siklon Senyar Berdasarkan informasi yang dihimpun,
korban mengalami dua luka tembak
senapanangin di bagian kepala sebelah kiri depan. Selain itu,
korban juga menderita tiga luka akibat anak
panah, masing masing di ketiak kiri, pinggang kiri, dan paha kiri. Tidak hanya itu, pada tubuh
korban juga ditemukan beberapa luka robek pada bagian tangan, siku, dan lutut, akibat dibacok saat bentrok.
Usai kejadian, korban sempat dilarikan ke RS PHC Belawan untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun karena kondisi luka yang cukup serius, pihak rumah sakit kemudian merujuk korban ke RSUP H. Adam Malik Medan untuk penanganan lebih lanjut.Sayangnya, upaya medis tidak mampu menyelamatkan nyawa korban. Sekitar pukul 17.00 WIB, diperoleh dari orang tua korban Sutrisno nama samaran (55) bahwa Fikra Muhammad Hakim dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit tersebut. Setelah itu, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka di Jalan Sepat, Kelurahan Belawan Bahagia.
Baca Juga: Laporan Klien Ronald M Siahaan Tak Kunjung Diproses: Ada Apa ??? Polda Sumut Dituding Lamban !!!