Matatelinga - Medan, Seorang ibu rumah tangga korban perampokan di kawasan Jl.Sunggal Raya Medan, Rabu (23/12/2014) malam, sekira pukul 21:00, oleh dua kawanan pelaku menggunakan kenderaan roda dua. Akibat kejadian tersebut, korban Agustin (52) warga Jl.Jamin Ginting, mengalami kerugian kalung berlian seniali Rp. 8 juta.Selanjutnya korban membauat pengaduan ke Mapolsek Medan Baru yang menimpa dirinya. Namun, karena lokasi kejadian perampokan (Jambret) masuk diwilayah hukum Polsek Sunggal, petugas piket jaga (SPK), mengarahkan korban membuat pengaduan ke Polsek Sunggal Jalan TB. Simatupang Medan.Informasi dilapangan, korban baru Usai pulang ngelayat saudarannya di Lubuk Pakam Kabupaten Deliserdang. Sebelum pulang kediamannya, bersama rombongan pihak keluarga almarhum ngumpul ke rumah Kakak korban.Setelah itu, korban menuju pulang menggunakan sepeda motor Honda Vario BK 2094 NAK mengambil arah dari jalan pintas melalui Jl.Titi Bobrok menuju tempat tinggalnya Jalan Jamin Ginting Padang Bulan. Namun., korban tidak merasa telah dibuntuti oleh dua pelaku menggunakan satu sepeda motor matik tanpa menggunakan lampu dan nomor polisi setia Budi Medan.Korban sempat melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku tersebut, sambil berteriak minta tolong rampok...rampok, namun jeritan korban tidak ada warga sekitar lokasi kejadian memebrikan pertolongan, hingga kedua pelaku berhasil membawa kabur kalung korban. Sebelum meninggalkan Polsek Medan Baru, Saat dikonfirmasi waspada, Ibu 5 anak ini mengatakan,"kami di jambret dua pelaku berboncengan menggunakan sepeda motor matic tanpa nomor polisi.Sempat diteriak jambret,tak satu pun yang mau peduli menolong kami.Ngak ada lagi prikemanusiaan saat ini,banyak orang hanya bisa melihat terpaku tanpa reaksi apapun,"ucapnya.Sementara anak korban,Diandes alumni mahasiswa USU Universitas Sumatra Utara Fakultas Hukum ini mengatakan,aku berboncengan dengan mama ku.Padahal tas sandangnya warna coklat telah digepit ditengah berisikan rantai berlian senilai Rp.8 juta,Handphone Nokia dan uang tunai Rp.300 ribu."ucap wanita berkaca mata ini.Dengan kondisi panik,keduanya Ibu dan anak mengejar pelaku hingga simpang Jl.Sei Batang Hari.Namun menghilang dari penglihatan korban.Guna membuat laporan resmi,korban diarahkan SPK Polsek Medan Baru."Kata petugas,lokasi kejadian masuk wilayah Mapolsek Sunggal, kami harusnya melapor kesana,"ucap anak kedua dari 5 bersaudara ini menirukan ucapan petugas Polsek Medan Baru.Kemudian Korban bersama anaknya menggunakan sepeda motor dengan wajah lesu menuju Polsek Sunggal guna membauat pengaduan yang dialaminya.(Mt)