MEDAN (Matatelinga), Kakak beradik di Medan, Sumatera Utara, jadi korban penganiayaan oleh orang tidak dikenal (OTK). Peristiwa yang berlangsung di tempat terpisah itu, mengakibatkan salah seorang korban kritis akibat luka di tubuhnya.Budi Sormin, kakak dari dua orang korban menceritakan, semula warung milik adik perempuannya, Mariana (28), di area pasar malam di Jalan Luku I, Klawa Bekala, Kecamatan Medan Johor, dirusak oleh orang tidak dikenal pada Rabu 24 Desember lalu.Mariana sempat melawan, namun tak dihiraukan para pelaku yang terus melakukan perusakan. Sempat terjadi penganiayaan. Persoalan tersebut bisa diselesaikan karena pengelola pasar malam bersedia memperbaiki warung yang rusak, meski para pelaku belum terungkap.Keesokan harinya, Kamis 25 Desember malam, giliran adik laki-laki bernama Hendra yang menjadi sasaran OTK. Saat sedang duduk-duduk di salah satu warung di sekitar rumahnya, Jalan Luku I, ia dihampiri puluhan OTK dan langsung dikeroyok dan punggungnya dibacok.Penganiayaan itu membuat Hendra yang sehari-hari bekerja sebagai petugas keamanan di salah satu perumahan di Medan, mengalami kritis. Dia kini menjalani perawatan medis di ruang ICU RSUP H Adam Malik Medan.Tak terima dengan penyerangan misterius tersebut, Budi membuat laporan di Mapolsek Delitua. "Tak tau kami masalah sebenarnya, tapi kronologisnya seperti itulah. Lapak dagang adik saya yang perempuan dirusak, adik saya yang laki-laki dibacok. Entah siapa dalang di balik semua ini," ungkap Budi, Sabtu (27/12/2014).Sementara itu, Kapolsek Delitua, Kompol Anggoro Wicaksono, saat dikonfirmasi mengaku timnya sedang mendalami laporan yang disampaikan Budi Sormin. "Informasi tersebut sudah kita terima, dan beberapa personel sudah melakukan olah TKP, dan kini kasusnya sedang kami proses," ungkap Anggoro.(Fit)