Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
DWP Sumut Tegaskan Komitmen Lawan KDRT, Perempuan Diminta Tidak Lagi Diam

DWP Sumut Tegaskan Komitmen Lawan KDRT, Perempuan Diminta Tidak Lagi Diam

James Pardede - Rabu, 20 Mei 2026 18:45 WIB
Matatelinga/Istimewa
Penasihat Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sumut Titiek Sugiharti bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sumut Evi Novida Sulaiman Harahap menghadiri Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Dalam Rumah Tangga yang diselenggarakan di Aula K

MATATELINGA - Medan : Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menegaskan komitmennya dalam upaya pencegahan dan penanganan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), dengan mendorong perempuan agar berani bersuara dan tidak lagi diam terhadap tindakan kekerasan yang terjadi di lingkungan sekitarnya.

Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT) yang digelar di Aula DWP Sumut, Jalan Cik Ditiro, Medan, Rabu (20/5/2026). Kegiatan bertema "Berani Melapor, Berani Selamatkan: Kami Siap Membantu" itu bertujuan membangun kesadaran kolektif sekaligus menghapus stigma tabu terhadap pelaporan kasus KDRT.

Kegiatan dibuka langsung oleh Penasihat DWP Sumut, Titiek Sugiharti, dan dihadiri secara luring maupun daring oleh Ketua DWP Sumut Evi Novida Sulaiman Harahap, jajaran pengurus DWP Sumut, unsur TP PKK Sumut, serta pengurus DWP kabupaten/kota se-Sumut.

Baca Juga: Dorong UMKM Naik Kelas, Penasihat DWP Sumut Ajak Perempuan Melek Digital

Dalam arahannya, Titiek menegaskan bahwa rumah tangga seharusnya menjadi tempat paling aman, nyaman, dan penuh kasih sayang bagi setiap anggota keluarga. Namun, ia mengakui masih banyak konflik rumah tangga yang berujung pada tindakan kekerasan.

"KDRT adalah sebuah fenomena yang harus kita hancurkan bersama-sama. Melalui momentum sosialisasi ini, saya menekankan pentingnya mengedukasi diri. Simak dengan baik materi dari narasumber, pahami bentuk-bentuk KDRT, upaya hukumnya, serta langkah pertama yang harus dilakukan jika melihat atau mengalaminya," ujar Titiek.

Ia juga mengajak seluruh anggota DWP menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.

"Jangan simpan ilmu ini untuk diri sendiri. Sampaikan di lingkungan keluarga, tempat kerja, dan masyarakat. Hadirkan ruang aman untuk mendengar, menguatkan, dan menuntun mereka ke tahapan penanganan yang tepat. Sesuai tema kita, kita tidak berjalan sendiri karena bersinergi dengan dinas terkait," tambahnya.

Baca Juga: Asuransi Astra Raih CCSEA dan ESEA 2026, Tegaskan Komitmen pada Layanan Berkualitas

Sementara itu, Evi Novida Sulaiman Harahap menyampaikan bahwa kasus KDRT kerap menyerupai fenomena gunung es, banyak terjadi namun sedikit yang terungkap ke permukaan. Menurutnya, hal tersebut dipengaruhi anggapan bahwa persoalan rumah tangga merupakan aib yang tidak pantas dibicarakan.

"Melalui tema 'Berani Melapor, Berani Selamatkan', DWP Sumut ingin membangun kesadaran kolektif agar kaum perempuan tidak lagi permisif atau mendiamkan KDRT yang terjadi di sekitarnya. Kita harus menjadi bagian dari solusi dan menyediakan telinga untuk mendengar," kata Evi.

Ia juga mengingatkan bahwa kekerasan tidak selalu berbentuk fisik. Kekerasan verbal yang dialami perempuan juga dapat memberikan dampak serius terhadap kesehatan mental.

Sebagai organisasi yang mewadahi istri ASN, lanjutnya, DWP memiliki tanggung jawab moral untuk mewujudkan ketahanan keluarga yang kuat, baik secara mental, spiritual, maupun sosial.

Baca Juga: Kesaksian Mantan Mertua Tak Jelas, Sekuriti: Ada Menjerit Suara Perempuan Minta Tolong Dalam Rumah

Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana, Dara Mutaqien Hasrimi, melaporkan bahwa kegiatan yang diinisiasi Bidang Sosial Budaya DWP Sumut tersebut diikuti pengurus DWP Provinsi serta perwakilan unit kerja DWP se-Sumut.

Menurut Dara, sosialisasi ini bertujuan mendorong keberanian korban untuk bersuara, menghapus rasa takut, serta memberikan edukasi mengenai dampak psikologis dan fisik akibat KDRT. Peserta juga diperkenalkan pada akses bantuan dan layanan pengaduan yang aman serta rahasia melalui dinas terkait di Sumut.

"Kami berharap melalui kegiatan ini, solidaritas dan kepedulian antaribu dapat terbangun, sehingga kita bisa saling menjaga lingkungan terdekat dari tindakan KDRT," tuturnya.

Untuk memperkuat pemahaman peserta terkait PKDRT, panitia menghadirkan dua narasumber, yakni Direktur LBH APIK Sumatera Utara dan Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Kependudukan Provinsi Sumatera Utara.

Baca Juga: Saksi Mantan Mertua tak Mampu Uraikan Kronologi Sherly Aniaya Suami

Editor
: Admin

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Partisipasi Aktif Bank Sumut dan UMKM Binaanya di Arena PRSU Emas

Berita Sumut

IRGC: Pasukan Angkatan Lautnya Menargetkan Posisi Militer AS

Berita Sumut

Dorong Literasi Keuangan Merata, Asuransi Astra Edukasi Keuangan di Beragam Segmen Masyarakat

Berita Sumut

Rujuk, Evan Marvino Bantah KDRT Istri

Berita Sumut

Trauma Berat Akibat KDRT, Istri Evan Marvino Bawa Anak Tinggalkan Rumah

Berita Sumut

TP PKK Bandar Khalipah Edukasi Pola Asuh Anak dan Pencegahan KDRT di Era Digital