MATATELINGA, Madina :Gelombang black out yang melanda sejumlah provinsi di Pulau Sumatera pada Jumat malam menyisakan dampak serius bagi pelaku usaha rakyat. Tidak hanya memutus aktivitas masyarakat, pemadaman listrik massal tersebut juga memukul sektor budidaya perikanan yang bergantung penuh pada kestabilan pasokan energi listrik.Di Kabupaten Mandailing Natal, kerugian besar dialami Kenzi Berkah Semesta Farm Madina, tambak budidaya ikan yang berlokasi di Jalan Stadion, Desa Sarak Matua, Kecamatan Panyabungan.Pemadaman listrik yang terjadi berulang dalam beberapa hari terakhir menyebabkan sistem aerator di sedikitnya 12 kolam budidaya berhenti total. Padahal, aerator merupakan perangkat vital yang berfungsi menjaga kadar oksigen dan sirkulasi air di dalam kolam terpal.