MEDAN (Matatelinga), Dua tahun terbengkalai tanpa ada perhatian serius dari pejabat dinas terkait (Dinas Bina Marga) Provsu dan aparat pemerintah setempat (Pemko) Medan, kawasan Jalan Sunggal Medan, sepanjang 2 kilometer, dalam kondisi kupak - kapik, rusak parah. Kala musim penghujan datang, tampak ruas jalan berubah menjadi kubangan kolam di tengah badan jalan, hingga kerap pengendara sepeda motor yang melintas terjatuh, karena kondisi lubang jalan tertutup oleh genangan air.Sebaliknya, kala musim kemarau, gumpalan debu yang dihasilkan dari lumpur yang mengering di badan jalan sangat mengganggu kelancaran pengendara berlalu-lintas dan menjadi momok bagi kesehatan warga sekitar yang menghirup debu jalanan. Seperti diutarakan warga sekitar lokasi, Asmar Lubis (17) pengusaha doorsmer, menuturkan, kondisi rusak dan hancurnya, Jalan Sunggal ini, sudah dua tahun lama terlantar, tanpa ada perhatian dan perbaikan dari pemerintah. Sementara kendaraan besar dan muatan berat, jenis truk rutin melintas. Akibat kondisi jalan kupak-kapik, sejumlah pemilik sepeda motor dan mobil enggan datang ke tempat usaha doorsmernya, "sudah dua tahun jalan ini rusak, tanpa ada perhatian dari pemerintah. Akibatnya rusaknya jalan, usaha cuci kendaraan kami sepi pengunjung," ucap Asmar Lubis.Di lokasi yang sama, Khairul Anwar Harahap (27) pedagang gorengan, menuturkan, selama 5 tahun berjualan di kawasan Jalan Sunggal Medan, persisnya di samping Gang Mangga, mengakui banyak warga sekitar mengeluh melihat kondisi jalan yang begitu hancur. Terlebih para pembeli enggan datang ke warung gorengannya, karena ruas jalan dipenuhi genangan air dan lumpur. Juga kondisi kedua saluran drainase/parit kiri-kanan badan jalan yang debit airnya meluap hingga tergenang. "Kami warga sini sangat menderita dengan keadaan jalan ini, waktu hujan, jalan kek kolam, kalau kemarau debu banyak kali dan gerimis aja, jalan sudah becek," keluh Kharul Anwar Harap.Camat Medan Sunggal, Pahri. Ssos. MAP dan Sekcam Medan Sunggal (Sekretaris Camat) Rudi Asriandi S.STP ketika dikonfirmasi perihal Jalan Sunggal, Medan, sedang tidak berada di kantor. "Bapak dan Sekcam sedang keluar, menghadiri rapat," tukas Yusrina, Kabag Umum, Kantor Camat Medan Sunggal, Jalan TB Simatupang, Medan. Ketika dikonfirmasi melalui teleon selular, Camat Medan Sunggal, Pahri Ssos. MAP, mengtakan, perihal kondisi Jalan Sunggal Medan, telah dilaporkan kepada Dinas Bina Marga , Provsu, beberapa waktu lalu. "Secara langsung, sudah kita sampaikan saat itu ke Dinas Bina Marga, Sumut, karena Jalan itu berada di bawah naungan tingkat Provinsi," ucap Pahri.(Neroe/Fit)