MATATELINGA -Sibolga: Wakil Wali Kota Sibolga, PantasMaruba Lumban Tobing, bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Sibolga secararesmi melepas para petugas Sensus Ekonomi (SE) Tahun 2026. Kegiatan yangdirangkaikan dengan Pencanangan dan Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026 tersebutberlangsung di Aula Nusantara I, Kantor Wali Kota Sibolga, kemarin.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Sibolgamenegaskan pentingnya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sebagai dasar penyusunankebijakan pembangunan daerah. Menurut beliau, data yang diperoleh dari berbagaisektor usaha, baik formal maupun informal, mulai dari BUMN, UMKM, toko daring(online shop), hingga pelaku jasa digital dan kreator konten, akan menjadilandasan dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran.
"Sensus ini bukanlah hal baru. Sejakdahulu, sensus telah digunakan sebagai instrumen untuk menata dan membangunsuatu wilayah. Jika data yang diperoleh tidak akurat, maka kebijakan yangdihasilkan juga tidak akan tepat sasaran, dan pada akhirnya masyarakat yangdirugikan. Oleh karena itu, saya meminta seluruh petugas untuk menghasilkandata yang riil, akurat, dan objektif di lapangan," tegas Wakil Wali Kota.
Baca Juga: Terima Pendataan BPS, Rico Waas Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kotajuga menyampaikan beberapa arahan kepada para petugas sensus, antara lain agaraktif berkoordinasi dengan lurah dan kepala lingkungan setempat gunamempermudah akses pendataan ke rumah warga. Selain itu, petugas diminta untukselalu mengenakan atribut resmi dan kartu identitas selama bertugas, sertamenjaga sikap profesional, menjunjung tinggi integritas, dan menjaminkerahasiaan data responden sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yangberlaku.
Sebelumnya, Kepala BPS Kota Sibolga, Dr. M.Iriansyah Harahap, S.E., M.Si., dalam laporannya menyampaikan bahwa parapetugas yang diterjunkan telah melalui proses seleksi yang ketat sesuai denganStandar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.
"Dari ratusan pelamar, terpilih 76 petugasterbaik yang dibagi ke dalam sembilan tim, di mana masing-masing tim dipimpinoleh seorang pengawas. Seluruh petugas merupakan warga Kota Sibolga dan telahmengikuti pelatihan intensif selama tiga hari efektif guna menjamin kualitasdata yang diperoleh di lapangan," ucap Kepala BPS.
Ia juga menjelaskan bahwa seluruh petugastelah mendapatkan perlindungan jaminan kerja hingga bulan Agustus 2026 dan akandidampingi oleh tim internal BPS selama proses pendataan berlangsung, termasuksaat melakukan pendataan kepada unsur pimpinan daerah.
Baca Juga: Bupati Asahan Lepas Petugas Sensus Ekonomi 2026 Kegiatan tersebut turut dihadiri olehSekretaris Daerah Kota Sibolga, Drs. Herman Suwito, M.M., unsur Forkopimda KotaSibolga yang terdiri dari Kapolres Sibolga, Danlanal Sibolga, Kasdim 0211/TT,serta perwakilan Kejaksaan Negeri Sibolga. Hadir pula perwakilan BankIndonesia, instansi vertikal, tokoh masyarakat dari Dewan Masjid Indonesia(DMI), perwakilan pelaku usaha, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD)Kota Sibolga, camat dan lurah se-Kota Sibolga, serta para petugas SensusEkonomi Tahun 2026. (Jas)