MATATELINGA, Aek Nabara :Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) menyatakan keprihatinan yang mendalam atas masih maraknya aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Aek Nabara yang hingga saat ini terus beroperasi dan diduga menimbulkan kerusakan lingkungan serta keresahan di tengah masyarakat.GMNI menerima berbagai informasi dan laporan dari masyarakat terkait adanya dugaan keterlibatan seorang oknum berinisial Laban yang diduga memiliki peran dalam memberikan perlindungan atau pengamanan terhadap aktivitas PETI tersebut. Informasi dan dugaan yang berkembang di tengah masyarakat ini harus menjadi perhatian serius aparat penegak hukum dan institusi terkait.