MATATELINGA,Panyabungan : Sejumlah aktivis mahasiswa mendesak institusi penegak hukum untuk segera mengambil tindakan tegas terkait video viral kegiatan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Kotanopan yang terus menuai kecaman publik. Pasalnya, berbekal bukti visual yang telah tersebar luas, aparat dinilai tidak lagi memiliki alasan untuk menunda proses hukum terhadap pelaku tambang liar yang memamerkan arogansi dengan menyiarkan secara live aktivitas illegal tersebut ke khalayak luas lewat medsos"Keberadaan bukti digital jelas terpampang nyata, seharusnya menjadi dasar kuat bagi aparat untuk bergerak cepat tanpa penundaan untuk menangkap pelaku PETI yang sangat meresahkan warga tersebut. Kita mendesak Kapolres Madina untuk berani bertindak tegas demi penegakan supremasi hukum tanpa pandang bulu. Segera lakukan pemeriksaan dan tangkap pelaku PETI yang viral di media sosial tersebut" tegas Ketua Presidium Solidaritas Mahasiswa Peduli Penyelamatan Hutan dan Lingkungan Hidup (SIPLAH) Kab Madina Ahmad Rifai Nasution kepada pers seusai memimpin rapat konsolidasi dengan sejumlah organ aktivis mahasiswa di Panyabungan (25/06).