MATATELINGA - Medan : Gelar akademik yang diraih tidak hanya merepresentasikan capaian akademik, tetapi juga mencerminkan tanggungjawab intelektual dan moral untuk terus mengembangkan kompetensi, menghasilkan inovasi serta memberikan kontribusi yang konstruktif bagi masyarakat, bangsa dan kemajuan peradaban.
Demikian disampaikan
Rektor Universitas Sari Mutiara (USM) Indonesia Prof. Dr. Dra.
Ivan Elisabeth Purba, SH, M.Kes pada acara wisuda magister, sarjana dan ahli madya
USM Indonesia Periode I Tahun Akademik 2025/2026 di Griya Benn Convention Hall, Kamis (25/6/2026).
"Pengalaman dan pendidikan yang saudara terima di USM Indonesia telah membentuk saudara menjadi insan yang siap berkarya, memberi manfaat dan berkontribusi bagi terwujudnya Indonesia Emas 2045. Tetaplah bersyukur, menghormati orang tua, jujur, disiplin, cinta almamater, bangsa dan negara kita," katanya.
Baca Juga: Senat Terbuka USI, Prof Sarintan; SDM Kokoh dan Tangguh Modal Kuat Pembangunan Bangsa Lebih lanjut Ivan E Purba menyampaikan,
USM Indonesia lahir dari cita-cita mulia untuk menghadirkan pendidikan berkualitas bagi masyarakat. Berawal dari semangat dan dedikasi Ibunda Bidan Sauria Sitanggang bersama ayahanda Drs. W Purba, institusi ini dirintis dari Sekolah Perawat Kesehatan pada tahun 1982 dan terus berkembang hingga pada 2013 dipercaya menjadi Universitas .
"Perjalanan panjang tersebut mengajarkan bahwa setiap keberhasilan besar selalu berawal dari visi, kerja keras dan ketekunan. Semangat yang sama pula yang kami wariskan kepada para lulusan hari ini, menjadi pondasi lahirnya lulusan yang cerdas, unggul dan berkarakter, serta siap berkontribusi bagi masa depan bangsa," tandasnya.
Sejalan dengan visi
USM Indonesia, lanjut Ivan E Purba unggul, berkarakter dan berdaya saing global.
USM Indonesia berkomitmen melahirkan lulusan yang tidak hanya cakap dalam ilmu pengetahuan dan profesinya, tetapi juga memiliki karakter yang kuat.
"Saya berharap para wisudawan dapat menjadi agen perubahan, pemimpin yang berintegritas serta pembelajar sepanjang hayat yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dengan menjadikan nilai spritualisme, intelektualisme, profesionalisme, nasionalisme dan globalisme (STRONG) sebagai pedoman dalam setiap langkah dan pengabdian kepada masyarakat," tegasnya.
Baca Juga: PrimeOne School Medan Lepas 550 Lulusan Jenjang TK,SD,SMP dan SMA, Amrin Susilo Halim : Berbaktilah Kepada Orang Tua Kepada para wisudawan,
Rektor USM Indonesia berpesan untuk terus belajar karena dunia membutuhkan lulusan yang tidak hanya cerdas, tetapi juga kritis, beradaptasi terhadap perubahan dan menghadirkan solusi di berbagai tantangan.
"Milikilah karakter berintegritas, kerendahan hati, kemampuan beradaptasi, dan kepedulian terhadap sesama sebagai bekal yang sama pentingnya dengan ilmu yang telah saudara peroleh," kata Ivan E Purba.
USM Indonesia, tambah Ivan E Purba telah terakreditasi BAIK SEKALI dan saat ini menyelenggarakan 25 Program Studi mulai dari jenjang diploma, sarjana, profesi dan jenjang S-2, dimana 3 Prodi telah memperoleh akreditasi UNGGUL dari LAMPTKES (S2 Kesmas S1 Kesmas) serta BAN-PT untuk S1 Komunikasi.
"USM Indonesia juga telah menjalin kerjasama dengan berbagai lembaga pemerintah, BUMN, lulusannya sudah banyak yang bekerja di Korea Selatan, Jepang, Jerman serta negara lainnya. USM Indonesia telah menjalin kerjasama dengan lebih dari 120 institusi di dalam dan luar negeri. Dan, sejak TA 2024/2025 USM Indonesia menerima mahasiswa asing dari Timor Leste sebanyak 25 orang untuk pendidikan program sarjana dan magister, dan hari ini ini diwisuda sebanyak 8 orang," paparnya.
Baca Juga: Education Expo by Study Square di 4 Kota, Bantu Pelajar Wujudkan Rencana Kuliah ke Luar Negeri Secara khusus,
Rektor menyampaikan bahwa 30 persen lulusan periode I Tahun Akademik 2025/2026 telah bekerja sesuai bidang kompetensinya bahkan sebelum diwisuda. Hingga tahun ini, jumlah alumni USM-Indonesia sudah mencapai 17.549 orang yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia seperti dari Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Pekanbaru, Sumatera Selatan, Jambi, Jawa Barat, hingga Banten serta luar negeri.
Ketua Yayasan Sari Mutiara Dr. Parlindungan Purba,SH, MM yang juga Konsul Kehormatan Korea Selatan untuk wilayah Sumatera menyampaikan bahwa lulusan USM Indonesia sudah banyak yang bekerja di Jepang, Korea Selatan, Jerman serta negara lainnya.
"Mahasiswa
USM Indonesia dipersiapkan tidak hanya cerdas dalam bidang ilmu pengetahuan yang didapat selama kuliah, tapi juga kemampuan dalam berbahasa, dan memiliki skill yang mumpuni serta siap bersaing di pasar global," tandasnya.
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Prof. Drs. Saiful Anwar Matondang, MA, Ph.D juga memberikan sambutan dan menyemangati para wisudawan agar terus belajar dan belajar sepanjang hayat.
Baca Juga: Gerindra Tegaskan Diplomasi Aktif Prabowo Perkuat Posisi Indonesia di Panggung Global Acara wisuda yang digelar dua sesi, melepas 428 orang. Dan dihadiri 4 guru besar yang saat ini berkarya di
USM Indonesia, yaitu Prof. Dr. Azhar, M.Ec., Ak (Akuntansi), Prof. Dr. Harry Agusnar, M.Sc (Kimia), Prof. Hakim Bangun, Ph.D (Farmasi) dan Prof. Anayanti Arianto, M.Si (Farmasi).