MATATELINGA, Medan :Acara Gelar Melayu Serumpun (GEMES) XVIII/2026 yang digelar Dinas Pariwisata Medan di Lapangan Merdeka mendapat kritik dari masyarakat. Acara yang menghabiskan anggaran Rp 2,5 miliar itu dianggap tidak 'merakyat'.Pantauan di lokasi Selasa (30/6/2026) malam, masyarakat yang hadir ke Lapangan Merdeka Medan hanya bisa melihat acara yang dibiayai pajak rakyat hanya bisa dilihat dari jauh. Pasalnya, lokasi acara dikelilingi oleh pagar besi dan pengunjung hanya bisa menyaksikan acara melalui layar yang disediakan panitia.