MATATELINGA - Medan : Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mencatat sejarah sebagai gubernur pertama yang berkantor di Kepulauan Nias, sejak Provinsi Sumut berdiri 78 tahun lalu. Langkah tersebut menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah untuk mempercepat pembangunan dan mengejar ketertinggalan di wilayah kepulauan tersebut.
Kehadiran
Bobby Nasution di
Nias tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga diikuti dengan berbagai langkah konkret untuk menjawab persoalan yang selama ini dihadapi masyarakat.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Erwin Hotmansah Harahap mengatakan, sejak berdirinya Provinsi Sumut, istilah 'Berkantor di Nias' memang baru kali ini. Gubernur Bobby Nasution bahkan telah mencanangkan akan berkantor di wilayah tersebut selama tiga bulan secara bergantian bersama Wakil Gubernur Sumut Surya.
Baca Juga: Tak Perlu Berobat Keluar Pulau, Pemprov Sumut Perkuat RSUD dr Thomsen Nias "Gubernur-gubernur sebelumnya mungkin sering juga berkunjung ke
Nias, tapi kalau istilah berkantor di
Nias memang baru ada di masa Gubernur
Bobby Nasution ini. Dan baru kali ini ada Gubernur yang benar-benar berkantor di Kepulauan
Nias, berupaya menghadirkan pembangunan di daerah ini," kata Erwin di kantornya, Kamis (23/7/2026).
Selama sekitar sepekan berada di Kepulauan Nias pada 15-20 Juli 2026, Bobby Nasution telah mendorong sejumlah program strategis. Di antaranya memastikan pembangunan dua sekolah, yakni SMKN 1 Gido dan SMA Unggulan Sukma, mempercepat perbaikan jalan Nias Barat-Nias Selatan, pembangunan Jembatan Mo'awo serta pelabuhan Ro-Ro, meningkatkan layanan kesehatan di Nias Selatan, mendorong revitalisasi situs megalitik Tetegewo dan Bawomataluo, serta memberikan bantuan kepada nelayan dan masyarakat di Nias Barat.
"Dalam satu minggu dampak kehadiran gubernur di
Nias sudah luar biasa, kita berupaya sekuat tenaga untuk mewujudkan cita-cita Pak
Bobby Nasution membangun
Nias, mengejar ketertinggalannya," kata Erwin.
Memasuki pekan kedua, agenda berkantor di Kepulauan Nias dilanjutkan oleh Wakil Gubernur Sumut Surya. Setelah itu, Bobby Nasution dijadwalkan kembali ke Nias untuk melanjutkan penyelesaian berbagai persoalan pembangunan di wilayah tersebut.
Baca Juga: Interupsi Berujung Baper, Bobby Kabur dari Ruang Rapat Paripurna DPRD Sumut Saat ini, empat kabupaten di Kepulauan
Nias masih berstatus daerah tertinggal, yakni Kabupaten
Nias,
Nias Utara,
Nias Selatan, dan
Nias Barat. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan utama
Bobby Nasution memprioritaskan percepatan pembangunan di kawasan kepulauan itu.
"Pak Gubernur dan wakil akan terus bergantian berkantor di Nias, keduanya akan bekerja keras menyelesaikan persoalan di Nias, kami berharap ini mendapat dukungan penuh dari seluruh masyarakat," tambah Erwin.
Baca Juga: Bobby Nasution Serap Aspirasi Warga Nias Barat, Beri Solusi Langsung untuk Nelayan hingga Infrastruktur