MATATELINGA, Deliserdang:Pemerintah Kabupaten Deli Serdang memperkuat sinergi dengan jajaran Imigrasi melalui program Desa Binaan Imigrasi (DBI). Sebanyak 17 desa di Deli Serdang kini menjadi bagian dari program tersebut.Dukungan itu disampaikan Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, SS, saat menghadiri penyerahan sertifikat DBI, pengukuhan pengurus Perhimpunan Imigrasi Sumatera Utara (PIMPASA), sekaligus peresmian Immigration Lounge di JW Marriott Hotel Medan, Kamis (20/8/2026).Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Agus Andrianto, mengatakan sinergi pemerintah, Imigrasi, masyarakat, dunia usaha, dan pemangku kepentingan diperlukan untuk memperkuat pelayanan serta edukasi keimigrasian.Menurutnya, DBI menjadi salah satu upaya mendekatkan informasi kepada masyarakat terkait dokumen perjalanan yang sah, prosedur keimigrasian, hingga bahaya pemberangkatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) secara nonprosedural."Desa Binaan Imigrasi diharapkan menjadi ujung tombak dalam memberikan edukasi kepada masyarakat," ujarnya.Di Deli Serdang, 17 DBI tersebar di sejumlah kecamatan. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan literasi masyarakat sekaligus mencegah persoalan keimigrasian, termasuk risiko menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan pemberangkatan PMI secara ilegal.Kegiatan juga diisi dengan pengukuhan pengurus PIMPASA serta peresmian Immigration Lounge yang diharapkan semakin memudahkan masyarakat memperoleh informasi dan layanan keimigrasian.Wakil Bupati turut didampingi Kepala Bagian Hukum Setdakab Deli Serdang Muslih Siregar, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Syahdin Setia Budi Pane, Kepala Dinas Dukcapil Danang Purnama Yuda, serta Camat Pancur Batu Feri Sepnanda Ginting.