MATATELINGA, Medan : Teka-teki terkait ledakan sebuah rumah di kawasan Grand Polonia Medan pada 20 Juli 2026 belum sepenuhnya terjawab. Selain penyebab ledakan yang masih menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik, Forum Pemuda NTT Wilayah Sumatera Utara meminta polisi mengungkap pihak yang menyalurkan salah satu korban ke Medan.
Ketua Forum Pemuda NTT Wilayah Sumatera Utara,
Devis Karmoy, mengatakan pengungkapan kasus tersebut tidak cukup hanya berhenti pada penyebab teknis ledakan. Menurut dia, rangkaian peristiwa yang berkaitan dengan keberadaan korban di rumah tersebut juga perlu ditelusuri secara menyeluruh.
"Polisi juga harus mengungkap siapa penyalur korban almarhumah Ros ke Medan," kata Devis, kepada wartawan di Medan, Jumat (4/9/2026).Ledakan yang terjadi pada 20 Juli 2026 itu mengakibatkan tiga orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka-luka. Seluruh korban telah dievakuasi, sementara para korban yang meninggal kemudian dimakamkan di Nusa Tenggara Timur.
Baca Juga: Sebanyak 8.126 Personel TNI Dikerahkan dan 1.011,756 Ton Bantuan Disalurkan, Gempa NTT