Tudingan Penyaluran Raskin, Ini Reaksi Kepling

Redaksi - Selasa, 08 September 2026 08:00 WIB
Matatelinga
memberi keterangan pers

MATATELINGA, Labuhan:Kepala Lingkungan (Kepling) IV KelurahanLabuhan Deli, Kecamatan Medan Marelan, berinisial RR, secara tegas membantahdan menyatakan bahwa berita mengenai dugaan pungutan liar (pungli) sebesarRp20.000 dalam penyaluran bantuan beras (Raskin) bagi masyarakat penerimamanfaat adalah tidak benar alias hoaks.

​Pernyataan tersebut disampaikan menyusulsorotan dan rencana pelaporan yang dilayangkan oleh Forum TransparansiMasyarakat Indonesia (Formasi) Sumatera Utara baru-baru ini,Senin (7/9/2026).

RR menegaskan bahwa seluruh proses penyaluranbantuan beras di wilayahnya berjalan bersih, transparan, dan sesuai denganprosedur yang berlaku tanpa adanya kutipan liar sepeser pun.

Baca Juga: Beras Bulok Import Asal Negara Vietnam Sebanyak 10 ribu ton Dibongkar

​Bukti dan Dokumentasi Warga Kuatkan BantahanKepling, sebagai bentuk transparansi danpertanggungjawaban moril kepada publik, pihak Kepling IV bersama warga setempattelah mengumpulkan dokumentasi serta surat pernyataan resmi dan bukti-buktidari warga penerima manfaat.

​Berdasarkan keterangan langsung dari warga diLingkungan IV Kelurahan Labuhan Deli, tidak pernah ada kutipan atau pungutanuang sebesar Rp20.000 yang dipatok atau diminta oleh Kepling RR dalam pembagianbantuan beras tersebut.

Warga justru merasa terbantu dan menyayangkanadanya pihak luar yang menyebarkan informasi keliru tanpa melakukan konfirmasilangsung ke lapangan.

​"Kami selaku warga penerima manfaat diLingkungan IV Labuhan Deli menyatakan dengan sesungguhnya bahwa tidak adapungutan uang Rp20.000 seperti yang dituduhkan.

Baca Juga: Warga Senang, Bobby Nasution Copot Kepling Pungli Urus KK Rp1,7 Juta

Penyaluran beras bantuan berjalan lancar dantidak ada paksaan atau kutipan apapun dari Kepling kami," ungkap salahseorang perwakilan warga Lingkungan IV sembari menunjukkan dokumentasipenyaluran.

​Siap Hadapi dan Tempuh Klarifikasi Terbuka

​Menanggapi langkah Formasi Sumut yangberencana membawa persoalan ini ke jalur hukum melalui Siber Pungli PoldaSumut, Kepling RR menyatakan sangat menyambut baik hal tersebut.

Menurutnya, langkah hukum atau pemeriksaanobjektif justru akan membuktikan kebenaran yang sesungguhnya dan membersihkannama baiknya dari tuduhan yang tidak berdasar.

​"Silakan dibuktikan. Kami sangat terbukadan kooperatif jika aparat penegak hukum ingin turun langsung memeriksa. Kamimemiliki dokumentasi lengkap serta kesaksian dari warga yang siap berbicara apaadanya sesuai fakta di lapangan," ujar RR.

​Ia juga menyayangkan sikap lembaga swadayamasyarakat yang langsung melempar isu ke publik tanpa melakukan investigasimendalam atau meminta konfirmasi langsung kepada pihak perangkat lingkunganterkait.

​Imbauan untuk Menjaga Kondusivitas

​Pihak Kelurahan Labuhan Deli dan perangkatLingkungan IV mengimbau kepada seluruh masyarakat maupun lembaga agar lebihcermat dalam menerima informasi.

Jangan sampai informasi yang belum tentukebenarannya justru mencemarkan nama baik aparatur yang selama ini telahbekerja melayani masyarakat dengan sungguh-sungguh.

​Dengan adanya klarifikasi resmi, buktitertulis, serta dokumentasi dari warga ini, diharapkan masyarakat luas dapatmemahami situasi yang sebenarnya dan tidak mudah percaya pada isu-isu sepihakyang beredar.

Laporan Wartawan Labuhan Safwan

Editor
: Admin

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Beras Bulok Import Asal Negara Vietnam Sebanyak 10 ribu ton Dibongkar

Berita Sumut

Warga Senang, Bobby Nasution Copot Kepling Pungli Urus KK Rp1,7 Juta