MATATELINGA, Sibolga: Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sibolgamelaksanakan razia gabungan bersama Aparat Penegak Hukum (APH), Sabtu(26/9/2026), sebagai upaya mencegah gangguan keamanan dan ketertiban sertamemastikan lingkungan hunian tetap aman dan kondusif.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala LapasKelas IIA Sibolga, Tri Purnomo, dan melibatkan jajaran pejabat struktural,staf, regu pengamanan, serta personel Kodim 0211/Tapanuli Tengah dan LanalSibolga.
Baca Juga: Khusus Idul Fitri, Para Napi Dapat Remisi Diantaranya Memperoleh 15.029 Remisi Khusus I dan 129 Remisi Khusus II Razia menyasar seluruh area hunian yang menjadi targetoperasi, khususnya untuk menemukan dan mencegah peredaran narkoba, penggunaanhandphone ilegal, serta keberadaan barang-barang terlarang lainnya.
Kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut atas arahanDirektur Jenderal Pemasyarakatan dalam memperkuat langkah deteksi dini danpencegahan gangguan keamanan dan ketertiban di Lapas.
Baca Juga: Densus 88 Sumut Dorong Kemandirian Eks Napiter Lewat Workshop Greenpreneur Berbasis Pertanian Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan penggeledahanterhadap 31 kamar hunian secara menyeluruh dan terukur.
Dari hasil penggeledahan, tidak ditemukan adanya narkobamaupun handphone ilegal di dalam kamar hunian.
Baca Juga: 156 Narapidana Rutan Tarutung mendapat Remisi Umum dan Remisi Dasawarsa Meski demikian, petugas menemukan sejumlah barang yangdilarang atau tidak sesuai dengan ketentuan dan tata tertib Lapas.
Seluruh barang tersebut kemudian diamankan dandiinventarisir untuk dilakukan pendataan serta selanjutnya dimusnahkan sesuaidengan ketentuan yang berlaku.
Baca Juga: Berkah di Hari Ulang Tahun Ke-80 Republik Indonesia, 156 Narapidana Rutan Tarutung mendapat Remisi Umum dan Remisi Dasawarsa Kalapas Kelas IIA Sibolga, Tri Purnomo, menyampaikanbahwa kegiatan razia merupakan bentuk komitmen Lapas dalam memperkuat deteksidini dan mencegah berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
"Hasil penggeledahan hari ini, kami tidak menemukanadanya narkoba maupun handphone ilegal. Namun, kami tetap mengamankan sejumlahbarang yang tidak sesuai dengan tata tertib. Ini menjadi bagian dari upaya kamiuntuk terus menjaga Lapas Sibolga tetap aman, tertib, dan kondusif," ujar TriPurnomo.
Baca Juga: 20.145 Narapidana Sumut Dapat Remisi Tri Purnomo juga menyampaikan apresiasi kepada seluruhjajaran APH yang telah mendukung pelaksanaan razia gabungan tersebut.
Menurutnya, sinergi dan kolaborasi antarlembaga menjadibagian penting dalam memperkuat keamanan dan ketertiban di lingkunganpemasyarakatan.
Baca Juga: 20.145 Narapidana Sumut Dapat Remisi, Sekdaprov Minta Untuk Terus Berperilaku Baik "Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepadajajaran Kodim 0211/Tapanuli Tengah dan Lanal Sibolga yang telah hadir danbersinergi dalam pelaksanaan kegiatan ini. Dukungan dan kolaborasi dengan APHsangat penting dalam memperkuat deteksi dini serta menjaga keamanan danketertiban di Lapas Sibolga," ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa sinergi tersebut akan terus diperkuatmelalui kegiatan-kegiatan bersama sebagai bentuk komitmen dalam menciptakanlingkungan pemasyarakatan yang aman dan kondusif.
Baca Juga: Pemprov Sumut Tidak Lanjutkan Paket Sewa Pesawat Garuda untuk Pindahkan Narapidana "Kami tidak akan lengah. Pengawasan dan deteksi dini akanterus ditingkatkan, termasuk melalui sinergi dengan APH. Dengan dukunganbersama, kami berharap seluruh program pembinaan bagi warga binaan dapatberjalan dengan baik," tambah Tri Purnomo.
Kegiatan razia gabungan berlangsung dengan aman dantertib. Lapas Kelas IIA Sibolga berkomitmen untuk terus melakukan pengawasandan deteksi dini secara berkala guna mencegah masuk dan beredarnya narkoba,handphone ilegal, serta barang-barang terlarang lainnya di lingkunganLapas.(AVID/Tim Humas Lasiga).
Baca Juga: Sepuluh Narapidana Kabur dari Penjara New Orleans