MATATELINGA,Medan : Realisasi rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Kota Medan naik dari 8 persen menjadi 16,70 persen. Peningkatan tersebut menunjukkan pekerjaan fisik di lapangan terus berjalan seiring dengan proses penyerapan anggaran.
Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Medan Erfin Fachrurrazi menyampaikan perkembangan itu usai mengikuti Rapat Koordinasi Evaluasi Hasil Kunjungan Tim Monitoring di Medan secara daring, Kamis (1/10/2026), dari Ruang Command Center Kantor Wali Kota Medan.
Baca Juga: Rico Waas Dukung Kontingen Medan di Porprovsu 2026, Target Pertahankan Juara Umum Menurut Erfin, rapat tersebut difasilitasi Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) untuk mengevaluasi progres sekaligus mencari solusi atas sejumlah hambatan teknis yang membutuhkan koordinasi lintas sektor.
"Data realisasi yang sebelumnya 8 persen, sekarang sudah 16,70 persen. Pekerjaan fisik di lapangan terus berjalan dan beriringan dengan proses penyerapan anggaran," ujar Erfin.
Rapat itu melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga terkait, di antaranya Kementerian Sosial, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan Kementerian Dalam Negeri. Keterlibatan lintas kementerian dan lembaga diperlukan karena terdapat sejumlah persoalan yang tidak dapat diselesaikan Pemerintah Kota Medan sendiri.
Baca Juga: Wesly Ajak Pustakawan dan Guru Jadi Garda Terdepan Moral Intelektual Masyarakat