MATATELINGA, Panyabungan :Aksi pembakaran tiga unit ekskavator yang diduga digunakan untuk aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Jambur Tarutung, Kelurahan Pasar Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), memicu sorotan tajam dari sejumlah aktivis pemuda dan pegiat lingkungan.
Aksi tersebut disebut terjadi setelah keresahan warga memuncak akibat aktivitas pertambangan yang diduga semakin mendekati kawasan Masjid Al-Muhtadin Jambur Tarutung. Warga disebut khawatir aktivitas alat berat tersebut berdampak terhadap lingkungan maupun konstruksi bangunan masjid.
Sejumlah aktivis menilai insiden tersebut sebagai cerminan meningkatnya ketidakpercayaan masyarakat terhadap penanganan PETI di wilayah Madina.
Baca Juga: Warga Mengamuk di Kotanopan, Alat Berat PETI Diduga Dibakar, Satgas Madina Disorot, Kapoldasu Didesak Ambil Alih