MEDAN - Matatelinga, Seorang pemulung yang bernama Rizki ,20 warga Jalan Asam Kumbang, Kel Asam Kumbang, Kec Medan Sunggal babak belur dihajar massa saat ketahuan mencuri 2 unit pompa air milik T.Tumanggor ,45, warga Jalan Ngumban Surbakti, Gg Sempakata, Kec Medan Selayang, Rabu (7/1/2015) sekira pukul 16.00 WIB.Informasi dilapangan, terungkapnya kejadian itu saat adik korban yang bernama Roy Tomanggor ,12, pulang dari ladangnya. Saat dalam perjalanan pulang, Roy berhadapan dengan Rizki yang saat itu menenteng karung. Setibanya di rumah, Roy pun langsung masuk ke rumah dan seketika Roy terkejut melihat 2 unit pompa air yang berada didapur sudah raib.Sementara, Roy mengingat pria yang menyapanya saat pulang dari ladang, ia pun langsung curiga terhadap pria itu. Berhubung abangnya, T. Tumanggor pulang kampung, ia pun langsung pergi ke rumah Tantenya, yakni Masriwati Nainggolan yang berjarak sekira 20 meter dari rumahnya. "Pas pulang dari ladang aku, jumpa aku sama dia (pelaku), sempat disapa dia aku. Setelah sampai di rumah kutengok sudah hilang pompa air punya abangku. Karena curiga aku sama dia, makanya langsung ku kasih tau sama tante," terang Roy saat berada di Polsek Medan Sunggal.Setelah mendengar cerita Roy, tantenya bersama beberapa pemuda setempat akhirnya berpencar untuk mencari pelaku. Beranggapan bahwa pelaku masih belum jauh, warga sekitar pun langsung bersemangat untuk mencari pelaku tersebut. Akhirnya, mereka pun menemukan pelaku di Pasar 8, Jalan Ngumban Surbakti, yang berjarak sekira 1 km dari lokasi kejadian.Melihat pelaku menenteng karung plastik, warga pun langsung meminta pelaku membongkar isi karung itu. Alhasil, mereka pun menemukan 2 unit pompa air milik abangnya yang saat itu ditutupi dengan barang bekas lainnya.Geram dengan aksi pelaku, warga pun langsung menghajar pelaku hingga babak belur. Beruntung, main hakim itu sendiri tak berlangsung lama, setelah petugas Polsek Medan Sunggal yang mendapat informasi langsung terjun ke lokasi. Setibanya dilokasi, petugas langsung memboyong pelaku beserta barang bukti itu ke Makopolsek Medan Sunggal untuk diproses lebih lanjut.Pelaku pada wartawan mengaku nekat mencuri barang tersebut lantaran tak mempunyai uang. "Cuma nyari botonya kerjaku, kuambil pun itu tadi karena sudah nggak adanya uangku," kata pelaku di Polsek Medan Sunggal sembari menutupi wajahnya.Terpisah, Kapolsek Medan Sunggal, Kompol Aldi Subartono melalui Kanit Reskrim, Iptu Adhi Putranto saat dikonfirmasi via seluler membenarkan kejadian itu. "Pelaku telah kita amankan, saat ini masih dalam pemeriksaan," tandasnya.(Mt)