Polisi Buru Pelaku Pembuangan Bayi di Tapanuli Tengah, Identitas dan Kronologi Terungkap

Jason Gultom - Sabtu, 10 Oktober 2026 18:28 WIB
Ist
Bayi malamg yang dibuang oleh orang tuanya.

MATATELINGA - Tapteng: Satuan Reserse Kriminal(Satreskrim) Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) terus mendalami kasus penemuanbayi perempuan yang dibuang di pinggir jalan Kelurahan Sipange, KecamatanTukka, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Bayi bernasib malang tersebut pertama kaliditemukan oleh warga setempat pada Jumat (9/10/2026) sekitar pukul 06.30 WIBdan langsung dilaporkan ke pihak kepolisian.

Dari hasil penyelidikan awal, polisimenetapkan R.S, seorang juru masak (koki) kafe di Sibolga, sebagai terdugapelaku utama pembuangan bayi. Saat ini, pelaku diduga telah melarikan diri keKota Medan dan dalam pengejaran petugas.

Adapun Kronologis peristiwa ini berawaldari hubungan asmara terlarang antara ibu kandung bayi, D.W (27) dan R.S (27)

Baca Juga: Respon Pengaduan Call Center 110,Tim Macan Amankan Dua Remaja Terkait Tawuran di Maden Lama*

1. Awal Hubungan (2018–2025) D.W dan R.Sberkenalan melalui media sosial Facebook pada 2018, tetapi sempat hilangkontak. Hubungan keduanya kembali terjalin pada Juni 2025 hingga menjalinasmara.

2. Kehamilan dan Upaya Pengguguran(Juli–Agustus 2025) Pada awal Juli 2025, keduanya melakukan hubungan di luarnikah hingga D.W mendapati dirinya hamil pada Agustus 2025. Karena perbedaanagama dan status D.W yang secara administratif masih terikat pernikahan sah(meski telah pisah ranjang dengan suaminya), mereka sepakat menyembunyikankehamilan dan berniat menggugurkan kandungan. Namun, upaya tersebut gagal.

3. Kelahiran dan Pencatatan Kartu Keluarga(15 Maret 2026) D.W melahirkan bayi perempuan tersebut secara sembunyi-sembunyipada 15 Maret 2026 tanpa sepengetahuan keluarga maupun R.S Bayi tersebutkemudian diberi nama P.T Dalam pencatatan Kartu Keluarga, D.W memasukkanidentitas bayi menggunakan data suami sahnya (Tumanggor), meski keduanya sudahlama tidak tinggal serumah.

4. Penyerahan Anak ke Pelaku (Juni–Oktober2026) Setelah merawat sang bayi selama kurang lebih 7 bulan, D.W mengalamikesulitan ekonomi dan meminta pertanggungjawaban dari R.S . Pada 1 Oktober2026, bayi diserahkan kepada R.S untukdirawat. D.W mengaku merantau ke Pematangsiantar, meski faktanya ia bekerjasebagai babysitter di Sibolga.

Baca Juga: Kapolres Karo AKBP Pebriandi Haloho: Pelaku Masuk Dari Sunroof, Ketahuan ,Langsung Memukul Dan Menceki Korban

5. Penitipan Bayi kepada Pengasuh (1–8Oktober 2026) R.S kemudian menitipkan bayi tersebut kepada seorang wanitapengasuh, A. Parapat, di Pandan dengan janji upah perawatan Rp200.000 perminggu. Diketahui, kondisi bayi membutuhkan perhatian medis khusus karenamengidap Down Syndrome serta TBC, dan sempat menjalani perawatan di RSUDPandan.

6. Perselisihan dan Pembuangan Bayi (8–9Oktober 2026) Karena janji upah dan biaya pengobatan tak kunjung dipenuhi, A.Parapat menemui R.S pada Kamis malam (8/10/2026) untuk mengembalikan bayitersebut. Setelah sempat bersitegang, R.S membawa pergi bayinya besertaperlengkapan seadanya ke arah Sipange. Keesokan harinya, Jumat (9/10/2026)sekitar pukul 06.30 WIB, bayi tersebut ditemukan warga terlantarkan di pinggirjalan Kelurahan Sipange.

Kapolres Tapanuli Tengah melalui KasatReskrim Iptu Dian Agustian Perdana, S.H., M.H., menyampaikan bahwa Unit PPAbersama Tim Opsnal Satreskrim Polres Tapteng telah mendatangi tempat tinggaldan lokasi kerja pelaku di Cafe yang ada di Sibolga. Namun, pelaku sudah tidakberada di lokasi.

"Kami telah mengumpulkan bahanketerangan dari saksi-saksi, termasuk ibu kandung dan pengasuh bayi, sertamenyita dokumen berupa Kartu Keluarga dan bukti foto/video terkait penemuanbayi. Saat ini tim fokus melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku(R.S)," tegas Kasat Reskrim, Sabtu (10/10/2026).

Baca Juga: Polda Sumut Intensifkan Penindakan, 28 Kasus Curat dan 29 Tersangka Diungkap dalam 24 Jam

Kasus ini kini menjadi perhatian luasmasyarakat setempat. Sementara itu, bayi yang ditemukan telah mendapatkanperawatan medis dan perlindungan penuh dari pihak berwenang. (Jas)


Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Respon Pengaduan Call Center 110,Tim Macan Amankan Dua Remaja Terkait Tawuran di Maden Lama*

Berita Sumut

Kapolres Karo AKBP Pebriandi Haloho: Pelaku Masuk Dari Sunroof, Ketahuan ,Langsung Memukul Dan Menceki Korban

Berita Sumut

Polda Sumut Intensifkan Penindakan, 28 Kasus Curat dan 29 Tersangka Diungkap dalam 24 Jam

Berita Sumut

Polisi Tembak 2 Perampok dan Pembunuh Dosen di Kabanjahe

Berita Sumut

Terduga Pelaku Curas, Sempat Menyerang Petugas Keamanan Kebun

Berita Sumut

Hujan Deras Kembali Guyur Tapteng Polisi Evakuasi Warga Terdampak Bajir