MATATELINGA, Sumut: PTHutama Marga Waskita (Hamawas), selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) KualaTanjung–Tebing Tinggi–Parapat (Kutepat), terus berupaya meningkatkan kualitaspelayanan pengguna jalan melalui pengembangan Tempat Istirahat dan Pelayanan(TIP)-2 di KM 118 Ruas Tol Serbelawan– Pematang Siantar.
Berada di salah satukoridor utama perjalanan menuju kawasan wisata Parapat dan Danau Toba,fasilitas ini diproyeksikan menjadi bagian penting dalam mendukung kenyamananmobilitas masyarakat maupun wisatawan.
Baca Juga: Pemenang Turnamen Catur Tropi Bupati Labuhanbatu 2926 Diumumkan, Ini Daftar Lengkap 20 Besar Juara PTHutama Marga Waskita (Hamawas), selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) KualaTanjung–Tebing Tinggi–Parapat (Kutepat), terus berkomitmen meningkatkankualitas pelayanan bagi pengguna jalan melalui pengembangan Tempat Istirahatdan Pelayanan (TIP)-2 di KM 118 Ruas Tol Serbelawan–
Pematang Siantar. Beradapada koridor strategis menuju kawasan wisata Parapat dan
Danau Toba,pengembangan fasilitas ini diharapkan dapat mendukung kenyamanan perjalananmasyarakat, khususnya pengguna jalan yang melakukan perjalanan wisata kekawasan tersebut.
Direncanakandi atas lahan seluas 14 hektare, TIP-2 dikembangkan dengan konsep rest areaTipe A yang dirancang untuk menghadirkan fasilitas istirahat dan pelayanan yanglebih lengkap. Kehadirannya diharapkan dapat menjadi salah satu fasilitaspendukung perjalanan, sekaligus membuka peluang aktivitas ekonomi danpengembangan UMKM lokal di sekitar ruas tol.
Baca Juga: Kabut Asap Akibat Karhutla Kian Tebal, Dinas Kesehatan Labuhanbatu Bagikan Masker kepada Masyarakat Sebagaibentuk perhatian dan komitmen terhadap pengembangan fasilitas tersebut,Direktur Human Capital & Legal PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya),Muhammad Fauzan, melaksanakan kegiatan Management Walkthrough (MWT) pada Selasa(13/10). Peninjauan tersebut turut didampingi oleh Vice President Operasi IDivisi Infrastruktur I Hutama Karya Dwi Fatkhurohman, Direktur Teknik HamawasJimmy Leonard, serta Project Manager Divisi Infrastruktur I Hutama Karya WiryaSakti Andaru Baskoro.
KegiatanMWT ini menjadi bagian dari pengawasan dan evaluasi manajemen terhadapperkembangan proyek, sekaligus memperkuat koordinasi seluruh pihak dalammemastikan setiap tahapan pengembangan TIP-2 dilaksanakan dengan memperhatikanaspek kualitas, keselamatan, tata kelola, serta ketentuan yang berlaku.
Baca Juga: Polsek Marbau Amankan Pria Diduga Miliki Sabu di Pinggiran Sungai Marbau DirekturHuman Capital & Legal Hutama Karya, Muhammad Fauzan, menyampaikan bahwapengembangan TIP-2 merupakan bagian dari komitmen Hutama Karya bersama Hamawasdalam menghadirkan infrastruktur jalan tol yang tidak hanya mendukungkonektivitas, tetapi juga memberikan kenyamanan dan manfaat yang lebih luasbagi masyarakat.
"MelaluiMWT ini, kami ingin memastikan setiap tahapan pengembangan TIP-2 berjalandengan pengendalian yang baik, mengedepankan standar mutu, keselamatan, danpemenuhan ketentuan yang berlaku. Mengingat ruas ini menjadi salah satu aksesperjalanan menuju kawasan wisata
Danau Toba, kami ingin fasilitas yangdikembangkan nantinya mampu mendukung kenyamanan pengguna jalan sekaligusmemberikan nilai tambah bagi masyarakat sekitar," ujar Fauzan.
Baca Juga: 2.297 Orang P3K Paruh Waktu Di Pemkab Labuhanbatu Belum Terima SK Perpanjangan Kontrak, Ini Yang Disampaikan Disdik Fauzanmenambahkan bahwa keterlibatan langsung manajemen merupakan bentuk komitmenHutama Karya dalam memastikan pengembangan infrastruktur dilaksanakan secaraterukur dan berorientasi pada manfaat jangka panjang.
"BagiHutama Karya, keberhasilan pembangunan infrastruktur bukan hanya diukur daripenyelesaian fisik, tetapi juga dari kualitas pelayanan dan manfaat yangdihasilkan. Karena itu, koordinasi seluruh pihak perlu terus diperkuat agarTIP-2 nantinya dapat menjadi fasilitas pendukung perjalanan yang berkualitas,sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat," tambah Fauzan.
Baca Juga: Antisipasi KepadatanSat Lantas Di Pagi Hari, Sat Lantas Polres Labuhanbatu Hadir di Sejumlah Titik Sementaraitu, Direktur Teknik Hamawas, Jimmy Leonard, menyampaikan bahwa Hamawas terusmelakukan koordinasi dan evaluasi terhadap tahapan pengembangan TIP-2, baikdari aspek teknis maupun kesiapan pendukung lainnya, agar fasilitas yangdirencanakan dapat memenuhi standar pelayanan ketika nantinya siapdioperasikan.
"TIP-2KM 118 kami siapkan sebagai bagian dari upaya menghadirkan pengalamanperjalanan yang semakin nyaman di Jalan Tol Kutepat. Melalui konsep rest areaTipe A, kami ingin menghadirkan fasilitas istirahat yang lebih memadaisekaligus membuka ruang bagi UMKM lokal untuk memperkenalkan produk unggulandaerah kepada pengguna jalan," ujar Jimmy.
Baca Juga: Perselisihan Antara Abang Beradik di Pematang Siantar Berujung....? Secarakonektivitas, Jalan Tol Kutepat saat ini telah melayani perjalanan hinggakawasan Simpang Panei,
Pematang Siantar, yang selanjutnya terhubung denganjaringan jalan nasional menuju Parapat dan kawasan
Danau Toba. Dalam kontekstersebut, pengembangan TIP-2 KM 118 memiliki peran strategis sebagai fasilitaspendukung bagi pengguna jalan yang melintasi koridor ini, baik untuk perjalananwisata, aktivitas masyarakat, maupun mobilitas antar daerah.
Lebihdari sekadar tempat beristirahat, TIP-2 KM 118 juga diproyeksikan menjadi ruangaktivitas ekonomi yang mempertemukan kebutuhan pengguna jalan dengan potensiproduk dan usaha masyarakat Sumatera Utara. Peluang keterlibatan UMKM lokaldiharapkan dapat memperkenalkan produk khas daerah kepada pengguna jalansekaligus memperluas manfaat ekonomi dari keberadaan infrastruktur jalan tol.
Baca Juga: Wakapolres Pematangsiantar Apel KRYD Tiga Pilar Melalui pengembangan TIP-2 KM 118, HutamaKarya bersama Hamawas terus berkomitmen menghadirkan Jalan Tol Kutepat sebagaikoridor konektivitas yang tidak hanya mendukung akses menuju kawasan wisataDanau Toba, tetapi juga memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, danberkualitas serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitarnya.
rel
Baca Juga: Terduga Pelaku Curas, Sempat Menyerang Petugas Keamanan Kebun