Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Alhusairi Tertimpa Bangunan Masih Kritis di RS Bunda Thamrin
banguan rubuh

Alhusairi Tertimpa Bangunan Masih Kritis di RS Bunda Thamrin

Admin - Senin, 09 Februari 2015 20:31 WIB
MEDAN - Matatelinga,  Banyaknya bangunan megah diduga tanpa mengurus  Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di Kec Sunggal Kab Deli Serdang, sehingga menelan korban jiwa. Salah satunya ruko (rumah toko) yang dibangun Salam di Jl. Sei Mencirin Dusun I Desa Payageli Kec Sunggal Deliserdang ambruk dan menimpa  pemilik rumah Alhusairi ,46, hingga tak sadarkan diri.Hal tersebut dikatakan Kepala Desa, Kasiman Abas pada waspada melalui telpon selularnya membenarkan, warganya Alhusairi tertimpa reruntuhan bangunan ruko masih kritis di ruang ICU  RS Bunda Thamrin Jln Sei Batang hari Medan, mendapat perawatan.Tambah Abas, pemilik bangunan rumah toko tersebut tidak pernah menemuinya untuk minta surat rekomendasi mengurus IMB ke kantor Camat. Namun, sudah berdiri saja dan itupun saya ketahui dengan tertimpanya warga kami hingga sekarang belum sadarkan diri katanya, Senin (9/2/2015).Informasi sebelumnya,  ketika terjadi hujan deras serta angin kencang, tembok bagian belakang bangunan ruko dua pintu berlantai 2 ambruk, akibatnya teras rumah yang tepat berada di belakang bangunan tersebut tertimpa material batu hingga ambruk  Minggu kemarin (8/2) sekira pukul 18.30 WIB.sehingga pemilik rumah, Alhusairi ,46, yang saat itu sedang duduk-duduk di teras rumahnyapun menjadi korban.  Alhusairipun mengalami luka serius pada bagian kepala serta patah kakiWarga sekitar mengetahui korban tertimpa reruntuhan bangunan langsung menyelamatkan Alhusairi dari timpahan material batu dan istrinya, Jamilah ,45, langsung  membawanya ke Rumah Sakit Bina Kasih, namun karena pihak rumah sakit tidak mampu menangani, korbanpun dirujuk ke Rumah Sakit Adam Malik, Medan.Alhusairi diketahui bekerja sebagai pemasang teratak serta pendekorasi pesta, sedangkan istrinya bekerja sebagai pengrias pengantin setiap ada pesta pernikahan. Pasutri yang memiliki 4 orang anak ini diketahui telah tinggal di sana sejak 10 tahun lalu.Salah seorang tetang korban S. Nasution ,53, yang rumahnya tepat berada di samping menyebut bahwa saat itu ia sedang berada di dalam rumah,  baru mengetahui kejadian mendengar jeritan minta tolong Jamilah istri korban."Nggak tau saya gimana kejadiannya, tiba-tiba istrinya menjerit minta tolong makanya saya keluar, kulihat sudah berdarah wajah Bapak itu, langsung kami angkatlah Bapak itu ke rumah baru langsung dibawa keluarganya ke Rumah Sakit," ujar Nasution.(Mt)


Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Atasi Kemiskinan, Sergai Lakukan Inovasi dan Lompatan Berbagai Program Efisien

Berita Sumut

Kepala Bakamla RI Hadiri Pembahasan Tindak Lanjut Illegal Fishing Zona Timur

Berita Sumut

Bupati Soekirman Ajak Peserta Tingkatkan Keterampilan Untuk Menambah Penghasilan Keluarga

Berita Sumut

Bupati Soekirman Himbau ASN Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

Berita Sumut

Pengunjung dan Pasien RS Royal Prima Berhamburan Keluar

Berita Sumut

Ratusan Pengunjung Perbelanjaan dan Mall di Kota Medan Terbirit Birit