MEDAN - Matatelinga, Banyaknya masyarakat melanggar rambu rambu lalu lintas diKota Medan, sehingga sering terjadinya kecelakaan dan menelan korban jiwa,baikluka luka, cacat seumur hidup dan meninggal dunia.Untuk menekan kecelakaan tersebut, Kepolisian Polsek Medan Barulangsung dipimpin Kapolsek Medan Baru Kompol Ronny Nicholas didampingi Kanit LantasAKP Mitha Natasya dan Panit Lantas Perida S Panjaitan bersama personilnya turun kejalan yakniseputaran Jln S. Parman bersama personilnya melakukan operasi Simpatik 2015.Para pengguna Jalkan yang menggunakan kenderaan roda dua,roda empat, Mobil Penumpang Umum dan Betor langsung dihentikan perjalanannya ketepi Jalan. Ronny langsung memberikan arahanterhadap pengguna jalan raya untuk menghindari dari kecelakaan dan menujutempat kerjaan dan pulang kerumah denganselamat.Setelah memberikan arahan terhadap pengguna Jalan raya, baikkenderaan roda dua, roida empat, pengemudia mPU dan penarik bettor, Ronny langsung memberikan cendramata berupa baju kaos bertuliskan “marimenjadi pelopor keselamatan berlalu lintas “dan brosur tata cara tertib berlalulintas.Operasi Simpatik 2015 yang dilakukan Jajaran Polsek MedanBaru, terlihat para petugas yang menghentikan kenderaan yang melajudilokasi oerrasi simpatik ini, mengerurbagai kenderaan yang tidaki melengkapi seperti kaca spion, lampu kenderaannyatidak menyala.Sedangkan bagi pengemudi Mobil Penumpang Umum (MPU) KotaMedan dan penarik beca bermotor, Ronny menasehati supaya tidak ugal ugalan,untuk menjaga penumpang yang ada didalamnya.Kapolsek Medan Baru Kompol Ronny Nicholas Sidabutar mengatakan, “kita melakukan Operasi simpatik 2015 ini, untukmenyadarkan bagi pengguna jalan raya supaya tidak ugal ugalan. Sebab, bilamereka melakukan tertib berlalu lintas, salah satu mengurangi kecelakaan”.Lebih lebih bagi pengguna kenderaan roda dua data yang kitaperoleh tidak memathui rambu rambu lalu lintas dan begitu juga bagi pengemudiMPU yang membawa penumpang, kadang lampu merah diterobos, sehingga menimbulkecelakaan.Dengan operasi Simpatik 2015 ini kata Ronny lagi, supaya bisamenyadari bagi pengguna jalan raya dan sayang dengan jiwanya akan melayang. Namun,bagi pengguna Jalan raya yang sudah kita peringatkan dan tetap melanggarperaturan lalu lintas, kita akan melakukan penertiban dengan menilangnya,akatnya Ronny.Sementara itu, Suryono pengemuK MPU jurusan Olympiadan sabu mengatakan, saat dilakukan penyetopan sempat terkejut. Namun, kitadiberikan nasehat oleh bapak Polisi dan diberikan baju kaos dann saya selaluingat nasehat tersebut, apalagi membawa orang dan keselamatannya mereka ada pada saya, katanya sambil berlalaumeninggalkan lokasi oprasi simpatik.(Mt)