MEDAN - Matatelinga, Tak senang diniayasuami terus menerus sampai mengalami luka dan sampai pincang dengan batu yang dialami Farida Sirait ,38, warga JalanMawar Karang Sari, Gang Benteng Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan MedanPolonia membuat pengaduan ke PolsekMedan Baru, Jumat (10/4) sore.Pengakuan wanitaParuhbaya ini pada petugas piket SPK Polsek Medan Baru, dirinya disiksa hinggakakinya nyaris putus oleh suaminya sendiri, Atek Alias Rizal Aritonang ,35, didalam rumah, pada Rabu malam sekitar jam 1.Dirumah kami aku dipukuli dan dilempar batu," katanya.Lanjut Farida, malam itu suaminya Atek pulang kerumah dengan kondisimabuk berat, sesampainya didalam rumah Atek ngamuk ngamuk tanpa sebab.Dia saatitu sedang tertidur pulas berusaha terjaga dan menenangkan suaminya denganrayuan rayuan." Saya akui memang dia pemabuk dan pemakai narkoba bang, saya sudah biasadengan kebiasaannya yang buruk. Tapi malam itu dia sangat kasar kepada saya,sampai dia memukuli dan memijak mijak saya, yang saya ga terima pas saya lari,dia melempar kaki saya sampai tumit atas kaki sebelah kanan saya bolong,makanya saya pincang seperti ini, "terang wanita yang bekerja sebagaiCleaning Service ini.Tidak hanya itu saja, perlakuan Atek sudah melanggar kode etik sebagai orangtua. Kata Farida, suaminya yang mempunyai sifat otoriter suka memukul itu tidakmemiliki etika lagi." Hampir setiap hari aku dipukuli bang, bahkan didepan ke tiga anak anakkuaku dipukuli, ditendang, dijambak dan dilempar pakai alat alat rumah tanggabang. Dia asal pulang pasti mabuk, dia itu sudah gilak kurasa bang karna udahmakek sabhu sabhu, " kata Farida dengan emosi.Sadisnya lagi, penyiksaan yang diterima ibu beranak 3 ini, tidak hanya kali inisaja. Ternyata selama 14 tahun mereka menikah, Farida sering mendapatkansiksaan siksaan dari suaminya yang bejat dan tak memiliki hati nurani itu .Akan tetapi, karena masih memikirkan ke tiga anaknya, Farida tetapmempertahankan pernikahan mereka.Namun, dikatakan Farida lagi, 5 tahun silam, Dirinya sempat melaporkan suaminyake Polisi atas kasus penganiayaan, saat itu Farida cekcok dengan suaminya,disitu suaminya langsung menyiksa dan menyeret nyeretnya hingga keluar rumah.Tak tahan dengan perlakuan suaminya itu, Farida melaporkan kepada Polsek MedanBaru. Tak menunggu lama pihak kepolisian polsek Medan Baru pun menangkap Atekuntuk dimasukkan ke juruji besi." 5 tahun lalu, dia (Suamiku) udah pernah masuk penjara, karna kulaporkan.tapi dia langsung bebas, karna diurus orang tuanya, hanya beberapa harilah diadi dalam penjara, "terang Farida.Atas perbuatan suaminya itu, Farida menekatkan diri melaporkan perlakuansuaminya selama ini, menyiksa dan menghajarnya hingga pincang ke Polisi, untukmenjebloskan suaminya kedalam jeruji besi." Biarlah ketiga anakku, yang masih kecil kecil paling tua umur 12 tahundan paling bontot umur 7 tahun aku yang mengurus biaya kehidupan dan biayasekolahnya, karna dia pun ga berguna lagi untuk kami. Biaya untuk anak anak punga pernah lagi dikasinya, malah barang barang dirumah seperti TV kulkas, Tape,Lospeker dan barang yang lain sudah habis dijualnya untuk beli narkoba, "jelasnya.Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Medan Baru Iptu Oscar Setjo saatdikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut. "Masih dilakukanpemeriksaan dan penyelidikan," kata Oscar.(Mt)