Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Diduga Korban Mal Praktek, 2 Jari Kristiani Membusuk
Malpraktek

Diduga Korban Mal Praktek, 2 Jari Kristiani Membusuk

Admin - Rabu, 22 April 2015 19:43 WIB
sarman
Bayi diduga korban Malpraktek
Matatelinga.com, Malang benar nasib yang telah menerpa Kristiani Putri br Simanjuntak warga jalan Kebun Baru, Binjai KM 12, Kec.Sidodadi ini. Pasalnya, diusia yang mau beranjak 2 tahun ini, kristiani tidak bisa bermain seperti anak-anak seusianya. Bahkan dalam 2 bulan terahir ini, kristiani hanya bisa bermain diatas tempat tidur disalah satu ruangan dirumah sakit Adam Malik Medan, parahnya, akibat proses pengobatan terhadap penyakitnya. Kristiani haru menerima kenyataan kedua jari lengan kanannya membusuk dan menjadi puntung.Informasi yang dihimpun diruangan Rindu B kamar 36 Rumah Sakit Adam Malik Medan dimana tempat Kristiani menjalani perawatan. Rabu (22/4/2015) Pagi. Sebelum menjalani perawatan dirumah sakit Adam Malik, Kristiani menderita penyakit batuk berdahak yang mengakibatkan dirinya susah untuk bernafas.Tak tega melihat kondisi fisik sibuah hatinya, tepatnya tanggal 11 bulan Februari kemarin, Amiruddin Simanjuntak (44) membawa Kristiani kerumah sakit Adam Malik. Setelah menjalani pemeriksaan pihak rumah sakit menyarankan agar kristin menjalani perawatan dirumah sakit.Tepat sepekan menjalani perawatan, kondisi Kristiani sudah membaik dan pihak rumah sakit memperbolehkan Kristin pulang dan menjalani proses berobat jalan. Namun anehnya, dalam peroses berobat jalan, tepatnya tanggal (23/2/2015) lalu, kondisi fisik Kristiani kembali memburuk. Yang memaksa Kristiani harus Opname.Dalam proses perawatan, salah seorang Dr yang bertugas di ruang IGD rumah sakit Adam Malik mendiaknosa Kristin menderita penyakit kelebihan jat asam darah, dan kalau tidak secepatnya diberikan suntikan Melon Kristiani bisa meninggal dunia.Melihat itu, dengan kondisi bingung bercampur kalut Amiruddin menyetujui pernyataan oknum dr tersebut. Mendapatkan persetujuan dari orang tua kristin, Oknum dr tersebut menjelaskan dampak dari penyuntikan Melon itu kulit si Pasien akan melepuh dan membuat saraf kulit mati. Kembalilagi, dengan kondisi bingung Amiruddin menyetujui penyuntikan Melon itu dengan menandatangani kesepakatan yang telah ditentukan oleh management rumah sakit.Setelah disuntikkan Melon tersebut kondisi Kristian mulai stabil, dirinya pun menjalani perawatan diruang IGD, tepat tanggal (25/2/2015) siang, Amiruddin dipanggil untuk menemui salah seorangh dr di ruang IGD itu. Saat masuk kedalam ruangan, Amiruddin terkejut melihat lengan kanan tepatnya diseputaran jari telunjuk dan tengah Kristiani memlepuh dan Kristiani dengan kondisi tak sadarkan diri.Keesokan harinya, Kristiani sudah sadarkan diri, dan pihak rumah sakit memindahkan Kristiani keruang 36 Rindu B. Hingga kini, Rabu (22/4/2015) siang, Kristiani masih menjalani perawatan dirung Rindu B kamar 36. Dengan kondisi kedua jari telunjuk dan tengah lengan kanannya puntung.(Mt/Man)


Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Margasu Minta Polda Sumut Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Malpraktek Bayi

Berita Sumut

DPRD Sumut Panggil Rumah Sakit Mitra Medika Terkait Dugaan Malpraktek Bayi 2 Hari

Berita Sumut

Polisi Harus Objektif Visum Bayi Korban Dugaan Malpraktek RSU Mitra Medika

Berita Sumut

Polda Sumut Periksa Sejumlah Dokter Murni Teguh

Berita Sumut

Kenapa Keluarga Pasien Laporkan Manajemen RSU Kepolisi...?

Berita Sumut

Suami Korban Dugaan Malpraktek Minta Poldasu Turun Tangan